Panitia Pemilihan Duta Budaya Internasional Pinrang Klarifikasi soal Isu Miring

Panitia Pemilihan Duta Budaya Internasional Pinrang Klarifikasi soal Isu Miring

Decimalnews.com — Isu miring melanda panitia Pemilihan Duta Budaya Internasional yang diselenggarakan di Kabupaten Pinrang. Isu dugaan ketidaksesuaian tema dan unsur keberpihakan berhembus kencang.

Kordinator kegiatan, Enal mengatakan penilaian dalam ajang tersebut telah dilaksanakan secara profesional dan didasarkan pada tema yang telah ditetapkan, yaitu “Wastra Nusantara”. “Tema wastra yang diangkat mencakup keragaman busana tradisional dari seluruh Indonesia,” kata dia Jumat (28/11/2025).

Penilaian itu lanjutan dia, dilakukan berdasarkan tema Wastra, Wastra Nusantara. Jadi Nusantara itu se-Indonesia. “Tidak ada unsur keberpihakan,” bebernya.

Ia juga membantah adanya praktik nepotisme dalam proses penjurian” Dewan juri yang bertugas merupakan gabungan profesional dari berbagai latar belakang dan daerah untuk menjamin objektivitas “.

Menurut dia, jurinya dari jakarta (Color Of Indonesia), ada dari Malaysia serta Pengurus Dekranasda Pinrang. “Sehingga dipastikan tidak ada yang main mata dalam penjurian,” ungkapnya.

Isu ini muncul setelah adanya peserta yang kurang puas dengan poin yang diraih di atas panggung. Ia menyoroti seorang dewan juri yang meninggalkan lokasi acara sebelum berita acara penjurian dirampungkan.

Enal mengatakan, sebelum meninggalkan lokasi, juri tersebut sudah menyerahkan blangko penjurian kepada dewan juri yang lain untuk dirapatkan.

Soal penyerahan piala untuk pemenang kata Enal, sudah diumumkan beberapa saat sebelumnya. “Namun ada yang pulang sehingga begitu menjadi pemenang, dan terlambat datang, tidak bisa diserahkan pialanya diatas panggung,” jelasnya. (*)

Hadiah lanjut Enal, sudah disiapkan sesuai kebutuhan. “Termasuk uang pembinaan kepada para juara,” pungkasnya.

Bagikan artkel ini: