“Derby della Madonnina Milik Rossoneri: Gol Tunggal Estupinan Bungkam Inter!”
DECIMALNEWS.com – AC Milan memenangkan laga panas Derby Della Madonina kontra rival sekotanya, Inter Milan Senin pagi tadi, (9/3/2026) dengan skor tipis 1-0.
Atas hasil itu AC Milan memperkecil jarak dengan Inter Milan yang berada di posisi pertama klasemen Serie A Italia 2026.
Selain itu, dengan kemenangan ini AC Milan juga mencatat rekor kemenangan total Derby Della Madoninna musim ini, dengan memenangkan laga kandang dan tandang musim kompetisi 2025/2026.
Terakhir kali Rossoneri memenangi dua edisi Derby Serie A dalam satu musim adalah pada 2010/2011, juga di bawah pelatih Carlo Ancelotti.
“Itu berakhir dengan kemenangan Scudetto,” kata Allegri sambil tersenyum kepada DAZN Italia, seperti dikutip Football Italia.
Milan vs Inter pada laga Derby Milan berlangsung di San Siro, Senin (9/3/2026). Rossoneri mampu bikin gol lewat Pervis Estupinan di menit ke-35.
Milan mampu mempertahankan keunggulan 1-0 hingga laga tuntas. Kemenangan di Derby Milan bikin Il Diavolo memangkas jarak dengan Inter di puncak klasemen Serie A.
Babak Pertama: Tekanan Tinggi Rossoneri
Milan langsung tampil agresif sejak peluit pertama dibunyikan. Strategi pressing tinggi yang diterapkan Massimiliano Allegri hampir membuahkan hasil di menit ke-3. Christian Pulisic berhasil memotong operan ceroboh Yann Sommer dan memberikan bola kepada Luka Modric. Sayang, tembakan sang maestro masih melenceng tipis di sisi gawang.
Inter, yang dijuluki Si Ular, perlahan mulai keluar dari tekanan. Pertarungan lini tengah menjadi sangat sengit hingga memasuki pertengahan babak pertama. Inter sempat mengancam di menit ke-34 melalui aksi individu Henrikh Mkhitaryan, namun Mike Maignan masih terlalu tangguh di bawah mistar Milan.
Gol!!! Milan akhirnya memecah kebuntuan di menit ke-35. Berawal dari kombinasi apik Youssouf Fofana dan Rafael Leao, sebuah umpan terobosan akurat dikirim ke sisi kiri. Pervis Estupinan yang muncul dari lini kedua langsung menyambar bola dengan sepakan keras yang tak mampu dihalau Sommer. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua: Dominasi Inter yang Sia-sia
Memasuki babak kedua, Inter Milan tampil lebih menekan untuk mencari gol penyama kedudukan. Piotr Zielinski sempat mendapatkan peluang emas dari sudut sempit, namun Maignan kembali melakukan penyelamatan gemilang.
Menit ke-54, Federico Dimarco membuang peluang emas. Setelah menerima sodoran bola dari Mkhitaryan hasil kreasi Nicolo Barella, tembakan Dimarco justru melambung tinggi di atas mistar. Tak lama berselang, giliran Denzel Dumfries yang mencoba peruntungan lewat bola liar, namun tendangannya tepat mengarah ke pelukan Maignan.
Meskipun Inter mendominasi penguasaan bola dan mengurung pertahanan Milan di 20 menit terakhir, lini belakang Rossoneri yang digalang Tomori dan De Winter bermain sangat solid.
Drama Menit Akhir: Inter sempat menggetarkan jala Milan lewat tandukan Carlos Augusto memanfaatkan sepak pojok Dimarco. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena peluit telah dibunyikan lebih dulu untuk mengulang proses sepak pojok. Skor 1-0 untuk kemenangan Milan tetap bertahan hingga laga usai.
Susunan Pemain
Milan: Maignan; Tomori, De Winter, Pavlovic; Saelemaekers, Fofana, Modric, Rabiot, Estupinan; Leao, Pulisic.
Inter: Sommer; Bisseck, Akanji, Bastoni; Luis Henrique, Barella, Zielinski, Mkhitaryan, Dimarco; Esposito, Bonny. (Redaksi)

