Suka-Duka Tour Guide Menjaga Pelayanan Terbaik

Suka-Duka Tour Guide Menjaga Pelayanan Terbaik

Decimalnews– Sudah kantongi tiket pesawat, tapi gagal terbang bersama rombongan. Dioper dan dioper lagi. Seharusnya direct (langsung) makassar-kuala lumpur, tapi harus menggunakan maskapai lain menuju Bali dulu, kemudian ganti maskapai lagi menuju Kuala Lumpur. Seharusnya sampai di Kuala Lumpur pukul 21.30 waktu setempat, ternyata harus mendarat di negeri jiran pukul 02 dini hari. Itulah yang terjadi dengan 2 tourguide PT Decimal Education Center (DEC) demi menjaga layanan terbaik bagi pelanggan, Senin 15/1/24.

Hal ini diungkapkan oleh Tour Leader PT DEC Nurul Roaz Alrasyid. Dia mengatakan, kejadian tersebut terjadi saat tim Decimal Edutour, akan membawa rombongan Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Patompo bertolak dari Kota Makassar menuju ke Malaysia. Namun Kak Roaz (sapaan akrab tour leader PT DEC) enggan menjawab nama maskapai demi menjaga hubungan baik ke depan.

“secara manifest, kami sudah aman. Semua peserta edutour dan tourguide telah kantongi tiket. Namun pas mau berangkat ternyata pesawat yang direncanakan menerbangkan kami mengalami gangguan, sehingga diganti pesawat lain. Pesawat tersebut kapasitasnya tidak memenuhi jumlah peserta kami, sehingga harus ada 2 yang dikorbankan untuk terbang dengan transit ke Bali dulu” kata kak Roaz.

Sementara, Direktur Utama PT. Decimal Education Center, Nurmala Arfah, yang hadir di Bandara Sultan Hasanuddin memantau pelaksanaan handling, membenarkan kejadian itu.

“Kejadian seperti ini jujur merugikan kami, tapi saya yakin pihak maskapai akan tetap bertanggung jawab memberikan pelayanan terbaik. dan itu dilakukan dengan menerbangkan dalam waktu tercepat, meski dengan rute transit Bali dulu” kata Nurmala Arfah.

Hal yang menjadi perhatian saat itu menurut Nurmala Arfah adalah pelayanan terhadap peserta edutour. Jika maskapai yang digunakan untuk mengantar peserta bermasalah, jangan sampai membuat peserta dirugikan atau merasa pelayanan tidak maksimal. Sehingga dengan berat hati, Nurmala Arfah meminta agar yang menggunakan jasa maskapai lain adalah dari pihak tour guide, bukan dari peserta. Kebetulan Tour Guide yang diutus PT DEC (diberangkatkan) ada 4 orang.

“Saya minta jangan peserta edutour yang dirugikan untuk berangkat belakangan, biarkan 2 Tour Guide PT DEC yang menyusul. Karena layanan terbaik kepada pelanggan (peserta edutour) wajib dijaga.” tandasnya.*

Bagikan artkel ini: