Hasil Bayern vs PSG: Drama Kontroversi Warnai Lolosnya Les Parisiens ke Final Liga Champions

Hasil Bayern vs PSG: Drama Kontroversi Warnai Lolosnya Les Parisiens ke Final Liga Champions

DECIMALNEWS.com – Juara bertahan Paris Saint-Germain memastikan langkah ke final UEFA Champions League 2025/2026 setelah menahan imbang Bayern Munich dengan skor 1-1 di Allianz Arena, Kamis (7/5/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut membuat PSG unggul agregat 6-5 dan kembali tampil di partai puncak Eropa.

Laga berlangsung panas sejak awal. PSG langsung mengejutkan publik tuan rumah ketika pertandingan baru berjalan tiga menit. Serangan balik cepat yang dibangun Khvicha Kvaratskhelia sukses diselesaikan Ousmane Dembele menjadi gol pembuka.

Gol cepat itu membuat Bayern tersentak. Tim asuhan Vincent Kompany langsung meningkatkan tekanan dan mendominasi penguasaan bola. Namun sejumlah peluang dari Michael Olise hingga Harry Kane gagal dikonversi menjadi gol.

Kontroversi muncul pada pertengahan babak pertama. Bayern meminta hadiah penalti setelah bola hasil sepakan Vitinha terlihat mengenai tangan Joao Neves di kotak terlarang PSG. Meski para pemain tuan rumah melakukan protes keras, wasit dan VAR memutuskan permainan tetap dilanjutkan. Keputusan itu memicu kemarahan kubu Bayern, termasuk Kane yang terlihat mempertanyakan keputusan perangkat pertandingan.

Memasuki babak kedua, Bayern terus menggempur pertahanan PSG. Akan tetapi lini belakang tim tamu tampil disiplin dan mampu meredam berbagai tekanan. PSG sendiri memilih bermain lebih hati-hati sambil mengandalkan serangan balik cepat.

Di menit-menit akhir, Bayern akhirnya mampu menyamakan kedudukan lewat gol Harry Kane pada masa injury time. Sayangnya, gol tersebut datang terlambat. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-1 tetap bertahan dan PSG resmi melangkah ke final untuk dua musim beruntun.

Pelatih Luis Enrique memuji mentalitas timnya setelah mampu bertahan di tengah tekanan Bayern sepanjang pertandingan. Sementara itu, kubu Bayern menyayangkan sejumlah keputusan wasit yang dianggap merugikan mereka dalam duel semifinal tersebut. (Red)

Bagikan artkel ini: