Tepis Isu Kelangkaan, Pertamina Sulawesi Pastikan Penyaluran LPG 3 Kg di Wajo Tetap Berjalan Normal

Tepis Isu Kelangkaan, Pertamina Sulawesi Pastikan Penyaluran LPG 3 Kg di Wajo Tetap Berjalan Normal

Decimalnews.com — Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menanggapi pemberitaan mengenai kelangkaan LPG 3 Kg di Kabupaten Wajo yang disertai kenaikan harga di tingkat pengecer. Pertamina memastikan penyaluran LPG 3 Kg di wilayah Kabupaten Wajo tetap berjalan normal sesuai alokasi yang telah ditetapkan, dengan pasokan yang terus disalurkan melalui jaringan agen dan pangkalan resmi.

Sales Branch Manager (SBM) Sulselbar VII Gas Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Mulian Pratama, menjelaskan bahwa distribusi LPG 3 Kg di Kabupaten Wajo saat ini berlangsung lancar dengan rata-rata penyaluran mencapai 18.591 tabung per hari untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, penyaluran LPG 3 Kg di Kabupaten Wajo berjalan normal. Dalam beberapa waktu terakhir terjadi peningkatan kebutuhan LPG, khususnya pada bidang pertanian yang membutuhkan pompa untuk irigasi. Kami terus melakukan pemantauan dan penyesuaian distribusi agar kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi,” ujar Mulian.

Sebagai langkah antisipatif, Pertamina juga melakukan monitoring secara intensif terhadap penyaluran LPG 3 Kg serta mengoptimalkan pasokan di sejumlah wilayah dengan kebutuhan yang meningkat, khususnya kawasan pertanian. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketersediaan stok di lapangan serta memastikan distribusi tetap berjalan lancar melalui jalur resmi.

Pertamina juga mengingatkan masyarakat agar membeli LPG 3 Kg di pangkalan resmi karena harga di pangkalan telah ditetapkan sesuai ketentuan pemerintah. Adapun pengecer bukan merupakan lembaga penyalur resmi Pertamina sehingga harga jual di tingkat pengecer berada di luar kewenangan Pertamina.

Sementara itu, Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengatakan Pertamina terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, agen, pangkalan, serta pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan distribusi LPG bersubsidi tetap berjalan sesuai ketentuan dan menjangkau masyarakat yang berhak.

“Pertamina terus memantau kondisi penyaluran LPG di lapangan dan melakukan langkah-langkah operasional yang diperlukan agar distribusi tetap lancar. Sinergi dengan pemerintah daerah, agen, dan pangkalan terus diperkuat untuk menjaga ketersediaan LPG bersubsidi serta memastikan penyalurannya berlangsung sesuai peruntukan,” ujar Lilik.

Apabila masyarakat menemukan kendala layanan maupun indikasi penyalahgunaan dalam penyaluran LPG bersubsidi, masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui Pertamina Contact Center (PCC) 135. Setiap laporan yang diterima akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku sebagai bagian dari komitmen Pertamina dalam menjaga distribusi energi yang aman, tepat sasaran, dan andal. (Rls)

Bagikan artkel ini: