Timnas Sepak Takraw Jalani TC Mandiri di Parepare, Latihan Gym di Lagota

Timnas Sepak Takraw Jalani TC Mandiri di Parepare, Latihan Gym di Lagota

Decimalnews.com — Fasilitas pemusatan latihan atau training center (TC) Timnas Sepak Takraw Indonesia di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, mendapat acungan jempol. Ketersediaan empat lapangan di dalam satu Gedung Olahraga (GOR) dinilai sangat memanjakan atlet dan mempermudah program pelatih.

Pelatih Timnas Sepak Takraw, Abdul Gani, tak menampik rasa puasnya terhadap fasilitas yang diberikan selama masa persiapan dua bulan menuju Asian Games ini. Ia menilai, GOR Parepare sangat mumpuni.

“Alhamdulillah bagus ya, artinya tadi pagi kita sudah uji coba lapangan, sudah adaptasi, dan kita disiapkan empat lapangan,” kata Abdul Gani kepada wartawan, Jumat (17/7/2026).

Banyaknya lapangan membuat timnas tidak perlu lagi menyita waktu untuk berlatih secara bergantian. Tim putra dan putri kini bisa digembleng di waktu yang bersamaan dengan intensitas tinggi.

“Jadi putra dua, putri dua. Kita bisa latihan bareng. Biasanya kan di tempat lain kadang cuma tiga lapangannya jadi bergantian. GOR ini cukup besar di dalam, jadi sekarang latihan bisa lebih serentak,” paparnya.

Tak cuma urusan lapangan takraw yang representatif, Abdul Gani menyebut fasilitas untuk menggenjot ketahanan fisik para atlet juga sangat memadai. Selama di Parepare, skuad timnas juga difasilitasi tempat gym di Lagota.

“Aktivitasnya ada latihan fisik, di dalamnya itu ada latihan weight training, latihan peningkatan daya tahan, ada speed, kelincahan, reaksi, kemudian baru dipadukan ke latihan teknik di lapangan,” bebernya.

Meski TC ini masih berstatus mandiri dengan ditopang dana pribadi Ketua Umum PB PSTI Surianto. Fasilitas yang didapatkan para atlet luar biasa dan tidak kalah dengan pemusatan latihan nasional pada umumnya.

Kondisi tempat latihan yang memadai ini membuat tim pelatih makin percaya diri untuk mematok target tinggi di Asian Games. Utamanya mendulang emas di dua sektor sekaligus.

“Sebenarnya ini masih biaya mandiri dari Pak Ketum, Pak H. Surianto. Ini sangat luar biasa ya fasilitasi beliau. Target kita jelas, di putra itu emas di nomor kuadran (quadrant), kemudian putri juga target emasnya di kuadran,” pungkasnya. (Rls)

Bagikan artkel ini: