Kunjungan Perdana ke Rutan Pinrang, Kakanwil Ditjenpas Sulsel Tegaskan Disiplin, Waspada, dan Zero Halinar

Decimalnews.com — Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Sulawesi Selatan, Mulyadi, melakukan kunjungan perdana ke Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pinrang, Jumat (28/8). Didampingi Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Mut Zaini bersama rombongan, kunjungan tersebut menjadi momentum penguatan jajaran pemasyarakatan untuk semakin disiplin, solid dan waspada dalam menjalankan tugas.

Kedatangan Kakanwil disambut dengan tarian Padduppa yang dibawakan peserta magang Rutan Pinrang. Sebelum memberikan pengarahan kepada jajaran, Mulyadi terlebih dahulu meninjau langsung sejumlah layanan dan kegiatan pembinaan di Rutan Pinrang.

Peninjauan dimulai dari Unit Layanan Terpadu (ULT), kemudian berlanjut ke area bimbingan kerja yang meliputi pertukangan kayu, peternakan ayam petelur dan ayam pedaging. Mulyadi juga melihat langsung proses pembelajaran di Ruang Kelas PKBM Pengayoman Lasinrang yang saat itu sedang berlangsung, serta meninjau ruang kunjungan, ruang laktasi, klinik, blok hunian hingga dapur sehat.

Usai peninjauan, Mulyadi memberikan penguatan tugas dan fungsi pemasyarakatan di Aula Serbaguna Rutan Pinrang. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa kondisi aman di dalam satuan kerja tidak boleh membuat petugas lengah. “Aman bukan berarti tanpa risiko,” menjadi salah satu pesan penting yang disampaikan kepada jajaran.

Menurut Mulyadi, berbagai kejadian yang terjadi di Unit Pelaksana Teknis (UPT) pemasyarakatan lainnya harus dijadikan bahan evaluasi dan pembelajaran bersama. Petugas tidak boleh terjebak pada anggapan bahwa suatu kondisi sudah biasa hanya karena selama ini berjalan tanpa masalah. Kebiasaan yang tidak dievaluasi, justru dapat membuat potensi gangguan keamanan dianggap sebagai sesuatu yang normal.

Ia juga menekankan pentingnya kekompakan seluruh pegawai. Dalam menjalankan tugas pemasyarakatan, setiap petugas harus memahami peran dan tanggung jawabnya serta menjaga disiplin. Penguatan tugas tersebut disampaikan secara tegas bahwa setiap pegawai harus memilih untuk menjaga disiplin dalam menjalankan tugas atau menghadapi konsekuensi organisasi, termasuk mutasi.

Dalam aspek perlakuan terhadap warga binaan, Mulyadi memberikan penekanan keras bahwa tindakan pemukulan, kekerasan maupun intimidasi dilarang keras. Pelaksanaan tugas harus tetap berpedoman pada aturan, profesionalitas dan penghormatan terhadap hak warga binaan.

Komitmen terhadap Zero Halinar (Handphone, Pungli dan Narkoba) juga kembali ditegaskan. Mulyadi meminta seluruh jajaran untuk tidak memberikan ruang terhadap peredaran handphone ilegal, pungutan liar maupun narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

Selain penguatan keamanan dan disiplin, Mulyadi turut mendorong optimalisasi pembelanjaan melalui Koperasi Inkopasindo sebagai bagian dari penguatan tata kelola koperasi di lingkungan pemasyarakatan. Sementara terkait mutasi pegawai, ia menyampaikan bahwa setiap kebijakan mutasi merupakan bagian dari perhatian, pertimbangan dan kebutuhan organisasi.

Di kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Mut Zaini, memberikan apresiasi terhadap kinerja dan berbagai capaian yang telah diraih Rutan Pinrang. Menurutnya, raihan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) serta sejumlah prestasi yang telah ditorehkan menjadi bukti adanya komitmen jajaran dalam membangun tata kelola pemasyarakatan yang baik.

Mut Zaini juga mengapresiasi dukungan Rutan Pinrang terhadap pencapaian berbagai target kinerja Kantor Wilayah Ditjenpas Sulawesi Selatan. Ia menilai Rutan Pinrang selama ini mampu menjaga konsistensi pelaksanaan tugas dan memberikan kontribusi positif bagi organisasi. Rutan Pinrang juga dinilai tidak pernah menyumbangkan persoalan yang berkembang menjadi isu negatif atau pemberitaan viral yang merugikan institusi, sebuah kondisi yang menunjukkan pentingnya soliditas, kedisiplinan dan pengawasan internal dalam menjaga nama baik organisasi.

Kepala Rutan Pinrang, Andi Erdiyangsah Bahar, menyampaikan bahwa seluruh arahan dan apresiasi yang diberikan menjadi motivasi sekaligus tanggung jawab bagi jajaran untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kinerja.

“Arahan Kakanwil menjadi penguatan bagi kami untuk terus meningkatkan kedisiplinan, kekompakan, keamanan dan kualitas pelayanan. Apresiasi yang disampaikan juga menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk mempertahankan capaian yang telah diraih serta terus mendukung target kinerja Kantor Wilayah. Kami siap menindaklanjuti setiap arahan, termasuk komitmen Zero Halinar dan larangan terhadap segala bentuk kekerasan maupun intimidasi kepada warga binaan,” tegas Andi Erdiyangsah Bahar.

Ia menambahkan, keamanan dan pembinaan merupakan tanggung jawab bersama seluruh jajaran. Karena itu, setiap petugas dituntut untuk tidak lengah, tidak menganggap remeh potensi risiko dan terus menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas.

Kunjungan perdana Kakanwil Ditjenpas Sulsel ini menjadi momentum penting bagi Rutan Pinrang untuk memperkuat budaya kerja yang disiplin, kompak, berintegritas dan responsif terhadap risiko, sekaligus memastikan pelayanan dan pembinaan warga binaan terus berjalan secara optimal. (Rls)

Bagikan artkel ini: