Bali Siaga Bencana Sepekan, Prabowo Minta BNPB Sigap
Decimalnews.com- Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) bersama Pemerintah Provinsi Bali telah meminta kesiagaan warga, menyusul keluarnya status darurat bencana banjir selama sepekan.
Bali memang saat ini tengah berduka, banjir dikabarkan telah menewaskan 9 orang.
Dengan rincian korban tewas di Denpasar sebanyak 5 orang, Jembrana 2 orang, Gianyar 1 orang, dan Badung 1 orang.
Secara keseluruhan, BNPB mencatat sebanyak 202 kepala keluarga (KK) atau 620 jiwa terdampak banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah Bali sejak Selasa (9/9).
Adapun, wilayah yang terdampak banjir mencakup enam kabupaten/kota, yakni Kota Denpasar, Kabupaten Jembrana, Gianyar, Klungkung, Badung, dan Tabanan.

Laporan BNPB banjir terjadi akibat tingginya intensitas hujan selama 2 hari, sejak 9 hingga 10 September kemarin.
Di Kabupaten Jembrana, air bah menerjang kawasan permukiman dan fasilitas umum sehingga memaksa warga mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Sementara itu, di Kota Denpasar, banjir Bali Denpasar mulai mengepung sejak pagi hari. Akibatnya, aktivitas perkantoran pemerintahan dan sekolah terpaksa ditutup.
Presiden Prabowo Minta BNPB segera salurkan bantuan secara cepat dan tepat.
Melihat bencana yang menerpa warga Bali dan NTT, Presiden Prabowo Subianto dikabarkan sejak pagi 10 September kemarin telah memerintahkan BNPB untuk segera bergerak.
Dirinya menyampaikan duka cita mendalam atas bencana banjir tersebut dan meminta BNPB untuk segera melakukan penyaluran bantuan secara cepat dan tepat.
Kepala BNPB pun atas perintah Presiden Prabowo segera berangkat langsung ke Bali siang ini, untuk langsung memimpin penanganan tanggap darurat dan memastikan upaya pencarian dan pertolongan, serta pemenuhan kebutuhan logistik dasar warga terdampak bisa dilaksanakan secara optimal,” ucapnya
Seskab juga menjelaskan bahwa sebelumnya BNPB telah menyalurkan bantuan awal ke daerah terdampak berupa perahu karet dan mesin, tenda pengungsi, paket sembako, matras, selimut, pompa alkon, hingga dana dan dukungan lain sesuai kebutuhan di lapangan. (Redaksi)

