Wujud Cinta Kasih KPPN Parepare Untuk Anak Negeri, Turut Tertuang di Bulan Suci

Wujud Cinta Kasih KPPN Parepare Untuk Anak Negeri, Turut Tertuang di Bulan Suci

Decimalnews.com–Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Parepare, melakukan kunjungan ke pesantren Al Birru. Wujud cinta dan peduli terhadap generasi. Jumat 5 April 2024.

Dalam kunjungan tersebut Kepala Kantor KPPN Parepare, Ferryal Resque, didampingi sejumlah pegawai lingkup KPPN. Disambut begitu hangat oleh, Pendiri Yayasan Al Birru Ustadz Gufron, Kepala SMP Al Birru, Nutjaya, salah seorang pengurus yayasan Al Birru Parepare, Rahmat dan puluhan santri di Pondok Pesantren.

Kepala KPPN Parepare Ferryal Resque, mengatakan, kedatangan mereka merupakan takdir yang telah diizinkan terjadi hari ini.

“Begitu banyak pesantren dan panti di Kota Parepare, ternyata Allah mentakdirkan, singgahnya disini (Al Birru).” Kata Ferryal.

Dia menambahkan, apresiasi dan terima kasih menjadi hal yang mesti untuk ia ungkapkan kepada segenap keluarga besar Pesantren Al Birru.

Sebab, baginya, antusias dan kehangatan yang terjadi telah berhasil menitip kesan baik untuk mereka.

“Terima kasih yang teramat. Kami izin juga, membawa beberapa donasi bantuan dari teman-teman di KPPN, hal ini telah menjadi hak adik-adik di pesantren. Semoga ini cukup untuk dimanfaatkan dengan baik,”pungkasnya.

Kepala KPPN Parepare Ferryal Resque, saat menyampaikan sambutannya dalam kujungan di Al Birru Parepare, (5/4/24).
Kepala KPPN Parepare Ferryal Resque, saat menyampaikan sambutannya dalam kujungan di Al Birru Parepare, (5/4/24).

Sementara, Pendiri Yayasan Al Birru, Ustadz Gufron, dalam kegiatan tersebutu, turut menuturkan rasa terimakasih atas kunjungan, dari Kepala KPPN Parepare. Sebab, telah memberikan perhatian dan bantuan kepada santri Al Birru.

“Masya’Allah terima kasih pak untuk setiap bantuan yang diberikan kepada anak santri kami,”ujarnya.

Dia menambahkan, hal yang menjadi keteguhan dan keyakinannya saat siap mendirikan dan membina santri di pondok pesantren tersebut, adalah takdir rezeki dari yang maha pencipta.

“Rezeki dari arah dan bentuk apa saja. Seperti hari ini, Bapak ibu hadir memberikan donasinya, untuk anak-anak dapat memiliki energi cukup untuk belajar dengan adanya bahan pangan yang diberikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ustadz menyampaikan bahwa anak-anak ini hadir di yayasan ada yang dari Enrekang, Luwu, Pinrang, Wajo, Palopo, Jeneponto dan lain-lain. Semua yang hendak masuk menjadi santri harus mematuhi tata tertib yang dikeluarkan yayasan.


“Semua yang mau masuk, saya menetapkan 3 kewajiban yakni Sholat, Mengaji dan Sekolah. Jika tidak mau dengan 3 syarat tersebut ya, gak bisa kami terima”ujarnya

“Anak-anak kalau mau enak-enak santai-santai belajar, jangan disini. Tapi kalau mau susah-susah belajar, pasti hasilnya bagus. Itu selalu kami dorong agar anak-anak tidak malas belajar,”sambungnya.

Dari informasi yang dihimpun, pesantren Al Birru didirikan 30 tahun yang lalu. Ustadz Gufron merupakan orang yang merintis pertama kali sehingga Al Birru berkembang, tidak sekedar sebagai pesantren yang mengajarkan anak-anak santri sholat dan mengaji. Namun juga menjadi institusi pendidikan yang telah didaftarkan dan diakui operasionalisasinya oleh Kementerian Pendidikan Kota Makassar.*

Bagikan artkel ini: