Banyak Mainkan Pemain U23, PSM Makassar: Ini Sepakbola
PAREPARE, Decimalnews.com – Keputusan Bernardo Tavares, Pelatih PSM Makassar menurunkan banyak pemain U-23 menjadi dalih gagalnya PSM Makassar mengemas 3 poin di kandang sendiri.
Meski hampir memetik kemenangan, usai PSM Makassar sukses menjaga skor 1-0 hingga menit menit akhir. Namun, permainan yang banyak diwarnai pelanggaran malam kemarin menjadi bukti skuat U-23 masih minim pengalaman.
Tavares usai laga tak menampik laga melawan Persijap Jepara memang menurunkan banyak pemain U-23.
“Sejak awal, kami menurunkan dua pemain asing dan lima pemain U23. Pergantian pemain juga semuanya U23. Dari 15 pemain yang tampil, sembilan di antaranya pemain U23. Jadi, sebenarnya Persijap malam ini melawan PSM U23,” ujar Bernardo usai laga.
Tavares mengakui hasil imbang tersebut cukup membuat frustrasi, apalagi gol penyeimbang Persijap terjadi di menit-menit akhir pertandingan.
“Ini sepak bola. Kami punya banyak peluang untuk menambah gol dari transisi menyerang, tapi tidak mampu memanfaatkannya. Risiko memainkan banyak pemain muda adalah kurangnya pengalaman,” tambahnya.
Meski kecewa, Bernardo tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya dan dukungan suporter.
“Memang tidak menang, tapi para pemain sudah memberikan yang terbaik. Terima kasih kepada suporter yang hadir mendukung kami malam ini,” tutupnya.
Sementara itu pelatih Persijap Jepara mengaku tidak puas lantaran gagal mengatasi PSM Makassar.
Namun begitu, pihaknya mengaku laga ini adalah laga liga 1, bukan liga 2. Sehingga memang masih diperlukan banyak adaptasi.
“Jadi kita masih beradaptasi ya dan sebenarnya kita tidak terlalu puas dengan permainan tim (mendapat hasil seri),” ungkap Pelatih Persijap Jepara, Mario Lemos saat konferensi pers usai laga, Jumat (8/8/2025
Benar saja, dunia sepakbola bukan hanya soal menang kalah. Liga baru saja dimulai dan menyimpan strategi menjadi perlu untuk mengarungi kompetisi yang masih panjang kedepannya. (Redaksi)

