Dinkes Parepare Sambangi SPPG Lapadde, Beri Arahan dan Kursus Keamanan Pangan Siap Saji untuk Relawan MBG

Dinkes Parepare Sambangi SPPG Lapadde, Beri Arahan dan Kursus Keamanan Pangan Siap Saji untuk Relawan MBG

PAREPARE, DECIMALNEWS.com – Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Parepare menyambangi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lapadde, Kecamatan Ujung, Kota Parepare, Rabu (04/02/2026).

Kepala Dinas Kesehatan Parepare, Ilham Willem SKM.M.Kes didampingi Kepala Bidang Kesmas, Kesling & P2 Edy Kusumah Suhardi SKM datang langsung untuk memberikan arahan dan kursus terkait Keamanan Pangan siap Saji.

Ilham Wiliem mengatakan, dalam upaya meningkatkan mutu dan keamanan pangan siap saji, para pengelola dan penjamah pangan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mengikuti memang harus dibekali kursus Keamanan Pangan yang diselenggarakan sebagai bagian dari penguatan standar pengelolaan makanan bagi masyarakat.

Kursus ini bertujuan untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan praktis terkait prinsip-prinsip keamanan pangan, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, penyimpanan, hingga penyajian makanan siap saji yang higienis dan aman dikonsumsi. Kegiatan tersebut diikuti oleh pengelola dapur, juru masak, serta petugas penjamah pangan yang terlibat langsung dalam operasional layanan gizi SPPG.

“Seperti yang kita ketahui, program MBG ini memang tujuannya untuk memberikan asupan gizi bagi anak-anak kita. Tapi tidak hanya bergizi, makanan yang diberikan juga harus higienis. Olehnya perlu saya kira semua relawan menerapkan standar higienis, itulah makanya kami hadir,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Ketua Yayasan Decimal Filantropi Indonesia, Hj Nurmala Arfah ST didampingi PIC SPPG Kota Parepare, Desi Arianty SE. Msi, Kepala UPTD Puskesmas Lapadde, Andi Tenri Bolobo SKM.M.Kes dan Kepala SPPG Nurul Haq.

Ditahui, Dalam materi kursus ini, peserta relawan mendapatkan pemahaman mengenai potensi bahaya pangan, baik biologis, kimia, maupun fisik, serta cara pencegahannya. Selain itu, disampaikan pula pentingnya penerapan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), personal hygiene penjamah pangan, sanitasi peralatan, dan pengelolaan lingkungan dapur yang bersih dan sehat.

Kabid Kesmas, Kesling dan P2, Edy Kusumah Suhardi menekankan bahwa keamanan pangan merupakan faktor krusial dalam penyelenggaraan layanan gizi, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia. Kesalahan kecil dalam proses pengolahan makanan dapat berdampak besar terhadap kesehatan konsumen. Oleh karena itu, penjamah pangan harus memiliki kesadaran dan tanggung jawab tinggi dalam setiap tahapan kerja.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan seluruh pengelola dan penjamah pangan SPPG dapat menerapkan standar keamanan pangan secara konsisten dalam operasional sehari-hari. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk komitmen SPPG dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui penyediaan pangan siap saji yang aman, higienis, dan bermutu.

Ke depan, kegiatan serupa direncanakan akan dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan dan pengawasan keamanan pangan, guna memastikan layanan pemenuhan gizi berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. (Redaksi)

Bagikan artkel ini: