Keluarga Ragu Korban Gantung Diri, Jenazah Napi dari Rutan Sidrap Diautopsi

Keluarga Ragu Korban Gantung Diri, Jenazah Napi dari Rutan Sidrap Diautopsi

Decimalnews.com — Jenazah MT, Narapidana Rumah Tahanan (Rutan) Kabupaten Sidrap, yang meninggal saat dibawa ke Rumah Sakit Nene Mallomo diautopsi di Pekuburan Umum Bila Kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidrap.

Paman MT, Syafaruddin Daeng Nompo mengatakan, autopsi itu dilakukan karena adanya ketidakyakinan pihak keluarga jika MT meninggal karena gantung diri di dalam Rutan tersebut ” Banyak kejanggalan yang ditemukan pihak keluarga ” katanya di lokasi Autopsi Senin 30 Maret 2026

MT dilaporkan meninggal dunia dalam perjalanan ke Rumah Sakit Nene Mallomo pada 17 Maret lalu.

Syafaruddin mengatakan, di bagian tubuh korban banyak luka memar, termasuk dua luka menganga di bagian kepala, serta jeratan di lehernya. “Jika bunuh diri, jeratan di leher MT itu harusnya sampai di belakang,” ungkapnya.

Tetapi kata dia, jeratan leher almarhum hanya sampai di samping. “Sehingga ada kecurigaan jangan jangan MT dijerat dari belakang menggunakan tali,” jelasnya.

Apalagi kata dia, narapidana yang tinggal bersama MT, menginformasikan jika sudah dua hari MT disiksa dalam Rutan itu. “Informasi itu diterima dari sesama Narapidana jika ada penyiksaan yang dialami MT,” ujarnya.

Yang anehnya lagi kata dia, Penyampaian kepada pihak keluarga bahwa MT meninggal dunia bukan dari pihak Rutan. “Tetapi Napi yang menelpon ke pihak keluarganya, agar meneruskan informasi ini ke pihak keluarga MT,” katanya.

Kepala Rutan Sidrap Perimansyah membantah adanya kekerasan yang terjadi di dalam Rutan. “Jeratan di leher MT itu karena bekas saat menggantung diri,” katanya.

Dia mengatakan, MT diduga mencoba bunuh diri dengan menggantung dirinya menggunakan sarung. (*)

Bagikan artkel ini: