FIFA Jamin Keikutsertaan Iran di Piala Dunia 2026, Opsi Laga di Luar AS Disiapkan
DECIMALNEWS.com – Ditengah konflik memanas antara Iran dan Amerika Serikat, FIFA memastikan Iran tetap bisa berlaga di Piala Dunia 2026 dengan opsi bertanding diluar Amerika Serikat.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, memastikan Iran tetap akan berlaga di Piala Dunia 2026.
Hal Itu diungkapmya setelah ia mengunjungi Team Melli dalam laga persahabatan di Turki.
Infantino datang langsung menyaksikan laga Iran vs Kosta Rika di Turki, Selasa (31/3) waktu setempat. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa Iran tetap akan berlaga di Piala Dunia 2026.
“Iran akan berada di Piala Dunia. Itulah mengapa saya di sini. Kami senang sebab mereka adalah tim yang sangat, sangat kuat.” Ujarnya dikutip Kamis (2/4/2026).
“Saya menonton timnya, bicara dengan pemain dan pelatih, jadi semuanya baik-baik saja,” tegasnya.
Sementara itu, Iran, lewat Wakil Presiden Federasi Sepakbola Iran (FFIRI), Mehdi Mohamed Nabi, menyatakan bahwa mereka sedianya selalu taat regulasi. Mereka menegaskan akan selalu mengikuti arahan FIFA.
“Bagi kami, yang paling penting adalah peraturan dan ketentuan FIFA. Kami akan mematuhi apa pun keputusan yang diambil FIFA. Setiap negara tuan rumah telah membuat komitmen kepada FIFA dan harus menepatinya,” tegasnya.
Sebelumnya keikutsertaan Iran di Piala Dunia 2026 sempat menjadi tanda tanya, menyusul perang yang berlangsung dengan Amerika Serikat dan Israel. AS adalah tuan rumah Piala Dunia 2026.
Serangan AS menyebabkan pemimpin Iran, Ayatollah Ali Khamenei, gugur pada akhir Februari lalu. Iran membalas serangan itu dengan membombardir banyak pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah.
Perang itu membuat Iran sempat menyatakan siap mundur dari Piala Dunia 2026. AS, lewat Presiden Donald Trump, juga menyebut keselamatan Mehdi Taremi dkk tak terjamin andai tetap berangkat ke Piala Dunia 2026.
Hanya saja, opsi lain muncul, federasi sepak bola Iran (FFIRI) sempat menyatakan tengah bernegosiasi dengan FIFA untuk memindahkan laga mereka dari Amerika Serikat ke Meksiko.
Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, bahkan menyatakan kesiapan negaranya untuk menjadi tuan rumah laga Iran apabila diperlukan.
Namun, FIFA menegaskan tidak ada perubahan lokasi pertandingan, sehingga Iran tetap dijadwalkan bermain di Amerika Serikat.
Infantino menegaskan bahwa FIFA berkomitmen menjaga kelangsungan turnamen sesuai jadwal dengan melibatkan seluruh peserta.
“FIFA tidak bisa menyelesaikan konflik geopolitik, tetapi kami berkomitmen menggunakan sepak bola untuk membangun jembatan dan mempromosikan perdamaian,” ujarnya.

