KPP Pratama Majene Gelar Sosialisasi Perpajakan bagi UMKM di Rumah BUMN Majene
Decimalnews.com — Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan perpajakan di kalangan pelaku usaha, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Majene menyelenggarakan kegiatan sosialisasi perpajakan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bertempat di Rumah BUMN Majene, Senin (20/4).
Kegiatan ini menghadirkan Arsyad Jaya selaku Fungsional Penyuluh Pajak sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Arsyad menyampaikan berbagai materi terkait kewajiban perpajakan UMKM, kemudahan administrasi perpajakan, serta pentingnya peran pajak dalam mendukung pembangunan nasional.
“Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada pelaku UMKM terkait hak dan kewajiban perpajakan mereka. Dengan pemahaman yang baik, kami berharap pelaku UMKM dapat menjalankan usahanya dengan lebih tertib dan berkelanjutan,” ujar Arsyad.
Kegiatan ini juga merupakan bagian dari pelaksanaan program Business Development Services (BDS) Pajak, yaitu program pembinaan dan pendampingan yang dirancang khusus untuk mendukung pengembangan UMKM. Melalui program ini, KPP Pratama Majene tidak hanya memberikan edukasi perpajakan, tetapi juga mendorong peningkatan kapasitas usaha secara menyeluruh.
Arsyad menambahkan bahwa pendekatan edukatif dan berkelanjutan menjadi kunci dalam membangun kepatuhan pajak. “Kami tidak hanya fokus pada aspek pemenuhan kewajiban, tetapi juga ingin membangun hubungan yang lebih erat dengan pelaku UMKM melalui pendampingan. Dengan demikian, kepatuhan pajak dapat tumbuh secara sukarela,” tambahnya.
Para peserta sosialisasi menyambut baik kegiatan ini karena dinilai memberikan pemahaman yang praktis dan mudah diterapkan dalam kegiatan usaha sehari-hari. Diharapkan, melalui kegiatan ini, tingkat kesadaran, keterikatan, dan kepatuhan perpajakan UMKM di wilayah Majene dapat terus meningkat.
KPP Pratama Majene berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan edukasi serupa secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mendukung pertumbuhan UMKM yang mandiri, tangguh, dan berdaya saing. (Rls)

