MAN 3 Kota Makassar Raih Rekor MURI Berkat Gerakan Tanam 1.000 Pohon Palem
DECIMALNEWS.com – MAN 3 Kota Makassar kembali mengukir prestasi di tingkat nasional. Madrasah tersebut resmi menerima penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai sekolah keagamaan pertama di Indonesia yang melaksanakan penanaman pohon palem di lingkungan sekolah/madrasah.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan di Jakarta pada 23 Juni 2026 sebagai bentuk apresiasi atas komitmen MAN 3 Kota Makassar dalam mengembangkan budaya peduli lingkungan melalui dunia pendidikan.
Pengakuan dari MURI tidak terlepas dari keberhasilan madrasah menggelar gerakan penanaman 1.000 pohon palem pada 25 November 2025 yang bertepatan dengan peringatan Hari Guru Nasional. Program tersebut menjadi bagian dari implementasi konsep ekoteologi yang diusung Kementerian Agama, yakni mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan upaya pelestarian lingkungan.
Momentum penanaman pohon itu ditandai dengan aksi simbolis Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, yang menanam pohon palem ke-1.000 sebagai penutup rangkaian gerakan penghijauan di kawasan madrasah.
Keberhasilan meraih Rekor MURI memperlihatkan bahwa madrasah tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas akademik dan pembentukan karakter religius peserta didik, tetapi juga mampu menjadi pelopor dalam membangun kesadaran lingkungan sejak dini.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Makassar, H. Muhammad, menyampaikan apresiasinya atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini membuktikan bahwa madrasah mampu menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Penghargaan MURI ini menjadi bukti bahwa madrasah dapat menjadi motor perubahan, termasuk dalam menjaga kelestarian lingkungan. Program ekoteologi yang dijalankan MAN 3 Kota Makassar menunjukkan bahwa nilai-nilai agama dapat diwujudkan melalui tindakan nyata dalam merawat bumi. Kami berharap prestasi ini menginspirasi madrasah lain untuk terus melahirkan inovasi yang berdampak positif bagi masyarakat dan lingkungan,” ujarnya dikutip Rabu, (01/06//2026).
Sementara itu, Kepala MAN 3 Kota Makassar, H. Zulfikah Nur, mengungkapkan rasa syukur atas penghargaan yang diterima. Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh warga madrasah.
Menurutnya, gerakan menanam 1.000 pohon palem tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, melainkan bagian dari pendidikan karakter yang menanamkan kepedulian terhadap alam kepada para peserta didik.
“Kami ingin madrasah menjadi ruang pembelajaran ekoteologi, tempat lahirnya generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan akhlak, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan,” katanya.
Selain memberikan nilai edukatif, keberadaan ribuan pohon palem di lingkungan sekolah juga membawa manfaat ekologis. Pohon-pohon tersebut membantu menurunkan suhu di kawasan madrasah, meningkatkan kualitas udara, memperluas ruang terbuka hijau, sekaligus menjadi media pembelajaran mengenai pentingnya menjaga kelestarian alam.
Penghargaan MURI ini menjadi bukti bahwa program ekoteologi yang dikembangkan Kementerian Agama mampu diwujudkan secara nyata di lingkungan pendidikan. Capaian tersebut sekaligus mengukuhkan MAN 3 Kota Makassar sebagai salah satu madrasah yang berhasil menggabungkan pendidikan karakter, nilai-nilai keagamaan, dan kepedulian terhadap lingkungan dalam satu gerakan yang berdampak luas.
Prestasi ini juga semakin mengharumkan nama Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, serta dunia pendidikan madrasah Indonesia di tingkat nasional. (red)

