Kolaborasi PIP Makassar-Poltekpel Barombong Gelar PKM di Posko Satpolairud Polres Pangkep
Decimalnews.com — Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar bersama Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Barombong memperkuat budaya keselamatan pelayaran di Kabupaten Pangkep melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Dermaga Pangkajene, Kelurahan Mappasaile, Kecamatan Pangkajene, Kamis (2/7/2026), juga diwarnai pembagian jaket pelampung dan perlengkapan keselamatan bagi kapal-kapal pelayaran rakyat.
Mengusung tema “Pemberdayaan SDM Pelayaran Rakyat melalui Penguatan Keselamatan Pelayaran dan Maritime English dalam Mendukung Transportasi Wisata dan Distribusi Logistik”.
Kegiatan ini menghadirkan sosialisasi keselamatan berlayar, edukasi bagi operator kapal dan penumpang, serta penyerahan bantuan alat keselamatan.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pangkep, Baharuddin, S.Sos., M.Si., menilai sinergi antara PIP Makassar, Poltekpel Barombong, Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat PIP Makassar, Dr. Capt. Nurwahidah, S.Pd., M.T., M.Mar.
Selaku Koordinator kegiatan dan Pemerintah Kabupaten Pangkep merupakan langkah nyata dalam meningkatkan keselamatan masyarakat yang setiap hari bergantung pada transportasi laut.
“Kita berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut. Kerja sama antara pemerintah daerah dengan lembaga pendidikan pelayaran sangat penting karena tujuan kita sama, yaitu melihat masyarakat berlayar dengan selamat,” kata Baharuddin.
Ia menjelaskan, karakteristik wilayah Pangkep yang didominasi kawasan laut membuat aspek keselamatan pelayaran menjadi perhatian utama pemerintah daerah.
“Kalau kita lihat luas wilayah Pangkep, hanya sekitar 7 persen daratan dan 93 persen lautan. Karena itu pemerintah daerah terus fokus memberikan perhatian terhadap keselamatan masyarakat di wilayah kepulauan.
Kehadiran PIP Makassar dan Poltekpel Barombong sangat membantu pemerintah dalam memberikan edukasi sekaligus bantuan alat keselamatan,” ujarnya.
Dalam sambutannya mewakili Direktur PIP Makassar, Pembantu Direktur Dr. Capt. Oktavera, S., M.T., menyampaikan bahwa Pelabuhan Pangkajene akan ditetapkan sebagai pelabuhan binaan PIP Makassar.
Program pengabdian kepada masyarakat di lokasi tersebut juga akan dijadikan agenda rutin sebagai bentuk dukungan terhadap keselamatan pelayaran rakyat di Kabupaten Pangkep.
Sementara itu, Wakil Direktur III PIP Makassar, Dr. Capt. Mety Kendek, S.SiT., M.A.P., mengatakan kegiatan tersebut merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus mendukung kampanye keselamatan pelayaran yang dicanangkan Kementerian Perhubungan.
“Kami selalu hadir di tengah masyarakat untuk memberikan edukasi tentang keselamatan pelayaran.
Kabupaten Pangkep kami pilih karena memiliki sekitar 130 pulau dengan masyarakat yang aktivitasnya sangat bergantung pada transportasi laut untuk mobilitas maupun distribusi logistik,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi budaya bagi seluruh pelaku transportasi laut. “Bukan hanya bagaimana cepat tiba di tujuan, tetapi yang paling penting adalah mengutamakan keselamatan.
Melalui kegiatan ini kami ingin meningkatkan kesadaran masyarakat agar selalu menggunakan alat keselamatan saat berlayar,” tegasnya.
Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat PIP Makassar, Dr. Capt. Nurwahidah, S.Pd., M.T., M.Mar., mengatakan pemilihan Kabupaten Pangkep didasarkan pada karakteristik wilayah kepulauan yang menjadikan transportasi laut sebagai kebutuhan utama masyarakat.
“Kami hadir untuk mendampingi masyarakat pesisir agar memiliki budaya keselamatan dalam pelayaran. Tahun ini kami juga menyerahkan bantuan jaket pelampung dan perlengkapan keselamatan lainnya untuk kapal-kapal pelayaran rakyat,” katanya.
Nurwahidah berharap kesadaran masyarakat dalam menggunakan alat keselamatan terus meningkat sehingga dapat menekan risiko kecelakaan di laut.
“Harapan kami, perekonomian masyarakat terus berkembang, tetapi keselamatan harus tetap menjadi prioritas.
Kesadaran menggunakan jaket pelampung dan perlengkapan keselamatan lainnya harus menjadi kebiasaan setiap kali melintasi perairan,” tutupnya. (*)

