Susi Pudjiastuti Kritik Rencana Prabowo Beri Solar Khusus Nelayan, Ingatkan Risiko Kelangkaan BBM

Susi Pudjiastuti Kritik Rencana Prabowo Beri Solar Khusus Nelayan, Ingatkan Risiko Kelangkaan BBM

DECIMALNEWS.com – Kebijakan Presiden Prabowo yang akan menetapkan harga khusus Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar untuk sektor perikanan dikritik sejumlah pihak, termasuk mantan menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudji Astuti, Rabu (15/7/2026).

Ia mengingatkan bahwa subsidi solar untuk kapal berukuran besar di atas 30 GT telah dihentikan sejak 2015. Mengingat kapal besar rerata dimiliki oleh pengusaha perikanan besar.

Susi mengkhawatirkan kebijakan tersebut berpotensi kembali memicu kelangkaan solar sekaligus meningkatkan beban subsidi negara.

“Sekarang kalau dikembalikan lagi untuk kapal-kapal ukuran besar, maka kelangkaan solar akan terjadi lagi,” ujarnya dikutip dari Fajar.co.id.

“Dan negara rugi harus mensubsidi golongan pengusaha perikanan besar,” sambungnya.

Lebih jauh, Susi meminta Presiden Prabowo Subianto untuk mengevaluasi kembali kebijakan tersebut, agar lebih tepat sasaran.

“Mohon ditinjau ulang, Pak Presiden Prabowo,” ungkapnya.

Pada 2015 lalu, Susi Pudji Astuti yang menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan memang sudah mencabut subsidi solar bagi pengguna kapal diatas 30 GT.

Kala itu Susi menilai ada kurang lebih 5000 kapal muatan 30 GT keatas, sehingga sangat membebani anggaran negara.

“Dalam 5 tahun 55 triliun keluar untuk BBM saja, dari pada dibakar-bakar kenapa tidak dialihkan ke program lain ke dana kesehatan, alokasi pembiayaan sekolah gratis,” kata Susi dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR, di gedung parlemen, Jakarta, Senin (26/1/2015) lalu. (Redaksi)

 

Bagikan artkel ini: