Temu Pendidik Nasional XIII, Kadis Dikbud dan Baznas Enrekang Salurkan Beasiswa untuk 120 Murid
Decimalnews.com — Temu Pendidik Nasional (TPN) XIII Kabupaten Enrekang berlangsung sukses di SMP Negeri 1 Enrekang, Sabtu (18/7/2026). Mengusung tema “Cita-Cita Kolektif: Kewargaan Desa Dunia, Merawat Bumi Massenrempulu, Menjangkau Desa Dunia: Sinergi Pendidik dan Aksi Ekologis Lokal,” kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi bagi para pendidik untuk saling berbagi inspirasi dan praktik baik dalam memajukan pendidikan.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN), Ari Wibowo, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Enrekang, Erik, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Yasrin Gau, Ketua Baznas Kabupaten Enrekang, para pengawas sekolah, kepala satuan pendidikan, serta 163 peserta dari berbagai kabupaten dan kota.
Selama kegiatan, peserta mengikuti beragam agenda, mulai dari Kelas Pendidik, Kelas Pemimpin, Kelas Kompetensi, Cerdas Cermat Guru yang diikuti 27 tim, hingga Bincang Pendidikan. Seluruh rangkaian tersebut menjadi bagian dari perjalanan menuju puncak Temu Pendidik Nasional XIII yang akan diselenggarakan di Jakarta pada November 2026.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Enrekang, Erik, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan yang diinisiasi oleh KGBN. Menurutnya, keberadaan komunitas belajar seperti KGBN memberikan kontribusi besar dalam meningkatkan kompetensi guru melalui budaya berbagi praktik baik.
“Komunitas seperti ini sangat penting karena menjadi wadah bagi guru untuk terus belajar, saling menginspirasi, dan mengembangkan kompetensi. Terlebih di tengah perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), guru harus terus beradaptasi agar mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan bagi peserta didik,” ujarnya.
Suasana pembukaan berlangsung semarak dengan penampilan tari tradisional, pertunjukan keterampilan mendongeng.
Pada kesempatan ini, Kadis Dikbud dan Baznas juga menyerahkan beasiswa secara simbolis kepada 120 siswa jenjang SD hingga SMA.
Di luar ruang utama kegiatan, stan pameran karya peserta didik turut menarik perhatian pengunjung. Beragam produk inovatif hasil pembelajaran dipamerkan, di antaranya lampu LED hemat energi yang dirakit oleh murid-murid SMKN 4 Enrekang serta produk sabun cuci karya murid SMAN 5 Enrekang. Pameran tersebut menjadi bukti bahwa pembelajaran di sekolah mampu melahirkan karya yang kreatif, inovatif, sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat. (Rls)

