Messi Lebih Pantas, FIFA Dikritik Jadikan Rodri Pemain Terbaik Piala Dunia 2026
DECIMALNEWS.com – Selain masih berperan besar dalam perjalanan Argentina berlaga di Final Piala Dunia 2026, Messi juga berkontribusi dengan 8 gol dan empat assist.
Hal ini yang melatari pihak Argentina mengkritik Keputusan FIFA yang memberikan bola emas pada Kapten Spanyol Rodri, mereka menilai Messi jauh lebih pantas mendapat title pemain terbaik Piala dunia 2026.
Jurnalis TyC Sports, Antonio Serpa, menilai keputusan FIFA memberikan Bola Emas kepada Rodri sebagai langkah yang tidak tepat. Menurutnya, penghargaan tersebut mengabaikan kontribusi besar Lionel Messi sepanjang turnamen.
“Memberikan penghargaan itu kepada Rodri hampir merupakan sebuah penghinaan. Hal itu menunjukkan kurangnya kepekaan,” ujarnya dikutip dari Mwtro.co.uk, Selasa, (21/7/2026).
“Bukan karena pemain Spanyol itu buruk, melainkan karena Lionel Messi adalah jantung dan jiwa Argentina sekaligus Piala Dunia.”
Serpa juga menilai Messi telah memberikan pertunjukan luar biasa pada usia 39 tahun. Ia menganggap kehadiran sang kapten mampu menarik perhatian penggemar dari berbagai negara sepanjang turnamen.
Ia bahkan mempertanyakan dasar penilaian FIFA apabila penghargaan hanya diberikan kepada pemain dari tim juara. Menurutnya, sepak bola ditentukan oleh gol, bukan sekadar banyaknya operan.
Legenda sepak bola Zlatan Ibrahimovic tetap memberikan penghormatan kepada Lionel Messi meski Argentina gagal menjadi juara. Menurutnya, sang megabintang menjalani turnamen yang luar biasa.
“Kami menikmati permainannya sepanjang Piala Dunia ini. Saya tahu dia sedih karena tidak memenangkan Piala Dunia, tetapi dia menjalani turnamen yang luar biasa.”
“Ia menjaga tim ini tetap hidup. Dia melakukan hal-hal luar biasa. Ada saat-saat dia terlihat seperti manusia biasa, tetapi ada juga saat-saat dia tampak bukan manusia.”
Walau gagal membawa pulang trofi dan Bola Emas, Lionel Messi tetap meninggalkan jejak besar di Piala Dunia 2026. Penampilannya pada usia 39 tahun kembali memperlihatkan kualitas yang membuatnya tetap berada di level tertinggi sepak bola dunia. (Redaksi)

