Pertamina Sulawesi Optimalkan Penyaluran Pertalite untuk Penuhi Kebutuhan Masyarakat di Parepare dan Sidrap
Decimalnews.com — Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terus mengoptimalkan penyaluran BBM subsidi jenis Pertalite di wilayah Parepare dan Kabupaten Sidrap guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Sebagai langkah antisipasi terhadap peningkatan kebutuhan di lapangan, Pertamina telah menambah pasokan Pertalite sekitar 10–15% dari penyaluran normal harian pada wilayah yang mengalami peningkatan konsumsi.
Sales Branch Manager II Fuel Sulselbar Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Muhammad Ridho Hasbullah, menjelaskan bahwa Pertamina terus memaksimalkan penyaluran BBM sesuai kuota yang telah ditetapkan oleh regulator.
“Seluruh penyaluran BBM subsidi, termasuk Pertalite, dilaksanakan sesuai kuota yang ditetapkan oleh BPH Migas. Pertamina berkomitmen memaksimalkan penyaluran tersebut agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, termasuk melalui penambahan pasokan sekitar 10–15 persen di wilayah yang mengalami peningkatan permintaan,” ujar Ridho.
Ridho menambahkan bahwa selain meningkatkan pasokan, Pertamina juga melakukan berbagai langkah operasional untuk memperlancar pelayanan di SPBU, di antaranya mengoptimalkan peran marshal SPBU untuk membantu pengaturan antrean serta mendorong operasional penyaluran dimulai lebih awal pada SPBU dengan tingkat permintaan tinggi. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat pelayanan kepada masyarakat sekaligus mengurai antrean yang terjadi.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan.
“Pertamina terus memastikan penyaluran BBM berjalan optimal. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying karena pasokan akan terus disalurkan sesuai kuota yang telah ditetapkan. Dengan melakukan pembelian secara bijak sesuai kebutuhan, ketersediaan BBM subsidi dapat tetap terjaga bagi masyarakat yang berhak. Kami juga terus berkoordinasi dengan SPBU dan pemangku kepentingan terkait agar pelayanan kepada masyarakat berlangsung lancar dan antrean dapat terus berangsur normal,” jelas Lilik.
Lilik juga mengingatkan masyarakat agar memperoleh BBM melalui lembaga penyalur resmi serta menggunakan BBM sesuai peruntukan dan spesifikasi kendaraan. Pertamina akan terus melakukan monitoring terhadap kondisi penyaluran di lapangan guna menjaga kelancaran distribusi energi kepada masyarakat.
Apabila masyarakat membutuhkan informasi atau ingin menyampaikan pengaduan terkait layanan BBM, dapat menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) 135. Setiap laporan akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku. (Rls)

