Enam Mahasiswa KKN Unhas Dievakuasi Tim SAR Usai Terjebak di Gua Kalibbong Alloa, Satu Alami Kram Kaki
DECIMALNEWS.com – Kegiatan hiking yang dilakukan enam mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Hasanuddin (Unhas) di kawasan wisata Gua Kalibbong Alloa, Kampung Belae, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, berakhir dengan diturunkannya Tim SAR gabungan.
Pasalnya para Mahasiswa ini harus dievakuasi usai satu orang dari mereka mengalami kram kaki, sementara lima lainnya mengalami kelelahan akibat medan yang cukup berat.
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (26/7) malam sekitar pukul 21.00 WITA. Saat itu rombongan mahasiswa tengah menjalankan program KKN Tematik yang berfokus pada inovasi desa dan pengembangan pariwisata minat khusus di kawasan Gua Kalibbong Alloa.
Dalam perjalanan kembali, kondisi fisik salah seorang mahasiswa menurun sehingga rombongan tidak dapat melanjutkan perjalanan keluar dari kawasan gua.
Mahasiswa yang mengalami cedera diketahui bernama Ine Agustina (21). Ia mengalami keram pada bagian kaki, sedangkan lima rekannya turut mengalami kelelahan setelah melewati jalur pendakian yang cukup terjal.
Laporan mengenai kondisi para mahasiswa kemudian diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Makassar. Tim penyelamat langsung diberangkatkan menuju lokasi bersama unsur SAR gabungan untuk melakukan evakuasi.
Kepala Seksi Operasi Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Andi Sultan, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari lokasi kejadian.
“Kami terima info tadi malam dan langsung memberangkatkan satu tim dari Kansar Makassar. Jumlah korban ada enam orang,” kata Andi Sultan.
Evakuasi Melalui Tebing Setinggi 25 Meter
Proses penyelamatan berlangsung cukup menantang. Medan berbatu dan jalur keluar yang curam mengharuskan Tim SAR menggunakan teknik vertical rescue atau sistem tali.
Satu per satu mahasiswa dievakuasi melalui tebing dengan ketinggian sekitar 25 meter menggunakan peralatan khusus hingga seluruh korban berhasil dibawa ke lokasi yang aman. Setelah proses evakuasi selesai, para mahasiswa mendapatkan pemeriksaan kondisi kesehatan sebelum dipulangkan.
Keberhasilan operasi tersebut melibatkan unsur Basarnas Makassar bersama tim SAR gabungan yang bekerja hingga seluruh korban dapat dievakuasi tanpa adanya korban jiwa.
Program KKN Berbasis Pengembangan Pariwisata
Berdasarkan informasi yang dihimpun, keenam mahasiswa tersebut tidak sedang melakukan pendakian untuk tujuan rekreasi semata. Mereka berada di kawasan Gua Kalibbong Alloa dalam rangka menjalankan program KKN Tematik yang berkaitan dengan pengembangan potensi wisata minat khusus di wilayah tersebut.
Kawasan Gua Kalibbong Alloa sendiri dikenal sebagai salah satu destinasi wisata alam di Kabupaten Pangkep yang memiliki bentang alam karst dengan jalur eksplorasi yang cukup menantang. Medan berupa bebatuan, tanjakan, dan akses yang terbatas membuat aktivitas di kawasan tersebut memerlukan persiapan fisik yang memadai serta memperhatikan aspek keselamatan.
Pentingnya Manajemen Risiko dalam Aktivitas Lapangan
Insiden ini menjadi pengingat bahwa kegiatan lapangan, termasuk yang dilakukan dalam rangka penelitian, KKN, maupun pengembangan wisata, memerlukan manajemen risiko yang matang. Selain kesiapan fisik peserta, perencanaan rute, kondisi cuaca, perlengkapan keselamatan, hingga prosedur tanggap darurat menjadi faktor penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan.
Dalam aktivitas hiking, kelelahan otot dan kram merupakan kondisi yang dapat terjadi akibat dehidrasi, kurangnya pemanasan, atau beban fisik yang melebihi kemampuan tubuh. Oleh karena itu, peserta disarankan melakukan persiapan fisik, membawa perlengkapan yang memadai, menjaga asupan cairan, serta menghindari memaksakan diri ketika kondisi tubuh mulai menurun.
Beruntung, respons cepat Tim SAR gabungan membuat seluruh mahasiswa berhasil dievakuasi dengan selamat sehingga insiden tersebut tidak berkembang menjadi keadaan yang lebih serius. (Redaksi)

