Anggota Komisi VIII Minta Penyaluran Bansos Melalui Koperasi Desa Merah Putih Diwaspadai
DECIMALNEWS.com – Anggota Komisi VIII DPR Fraksi PDI-P Selly Andriany Gantina meminta pengawasan ketat dari program bantuan sosial (Bansos) yang rencananya akan dibagikan melalui koperasi desa merah putih (KDMP).
Dia menyebut manipulasi bansos senilai ratusan juta lewat Kantor Pos di Mundu, sampai mobilisasi paket sembako menggunakan e-waroeng dulu pernah terjadi, sehingga dia mengingatkan untuk menutup celah korupsi.
“Saya hanya mengingatkan ada beberapa kasus terdahulu yang merugikan masyarakat. Seperti korupsi di PT Pos bahkan pengurangan volume ketika e-waroeng,” kata Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Selly Andriany Gantina, dalam siaran pers diterima Rabu (29/7/2026).
Selly menilai transformasi penyaluran bansos sebenarnya telah ada sejak era Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Namun niat baik itu seringkali menjadi celah sejumlah oknum jahat.
Olehnya pengawasan menjadi sangat penting.
Menurutnya penyaluran menggunakan Kartu KKS atau Kartu Combo Himbara juga harus berfungsi maksimal agar masyarakat prasejahtera dapat mengambil bantuannya di mesin ATM manapun.
“Kami masih menunggu penjelasan resmi pemerintah mengenai desain kebijakan, dasar hukum, kesiapan kelembagaan, serta mekanisme implementasinya,” pungkasnya. (Redaksi)

