Program Kepemilikan 1.000 Rumah Kos Tawarkan Cicilan Murah Tanpa DP di Makassar

Program Kepemilikan 1.000 Rumah Kos Tawarkan Cicilan Murah Tanpa DP di Makassar

DECIMALNEWS.com – PT Decimal Education Center resmi meluncurkan Nipa-Nipa Living Kos “Program Kepemilikan 1.000 Rumah Kos”, sebuah konsep hunian perkotaan dengan skema kepemilikan penuh berbasis pembiayaan syariah. Program tersebut diperkenalkan dalam acara launching yang digelar di Hotel Swiss-Belinn Panakkukang, Makassar, Sabtu (1/8/2026).

Mengusung konsep hunian minimalis modern berukuran 4×8 meter persegi, proyek ini menawarkan solusi kepemilikan rumah dengan cicilan yang diklaim setara biaya sewa kos bulanan. Menariknya, pembiayaan dilakukan tanpa uang muka (DP), tanpa BI Checking, tanpa biaya administrasi, serta tanpa denda keterlambatan yang selama ini kerap menjadi hambatan masyarakat untuk memiliki hunian.

Head Project Nipa-Nipa Living Kos yang juga menjabat sebagai Direktur Pengembangan Bisnis PT Decimal Education Center, Muhamaad Ayyub Taqiyuddin, mengatakan proyek tersebut lahir sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat perkotaan yang menginginkan hunian terjangkau dengan lokasi strategis.

Menurutnya, banyak pekerja maupun karyawan yang sebenarnya mampu membayar cicilan rumah setiap bulan. Namun, mereka enggan mengambil rumah subsidi karena umumnya berada di kawasan pinggiran kota sehingga jauh dari tempat kerja maupun pusat aktivitas.

“Kalau rumah subsidi memang murah, tetapi letaknya jauh dari pusat kota. Nah, Nipa-Nipa Living Kos ini hadir di kawasan perkotaan, dekat kampus, pusat perbelanjaan, dan kawasan perkantoran,” ujar Ayyub.

Ia menjelaskan, proyek tersebut berlokasi di dekat kawasan Baruga Antang, Makassar, yang berada tidak jauh dari Universitas Veteran Republik Indonesia (UVRI), Universitas Mega Rezky, serta sejumlah pusat aktivitas ekonomi. Lokasi tersebut dinilai memiliki prospek tinggi karena berada di tengah pertumbuhan kawasan pendidikan dan permukiman.

Ayyub menilai, dibandingkan terus mengeluarkan biaya untuk menyewa kos setiap bulan, masyarakat akan memperoleh manfaat lebih besar apabila dana tersebut dialihkan menjadi cicilan kepemilikan aset.

“Kami hadir untuk memecahkan persoalan hunian masyarakat perkotaan. Daripada terus membayar sewa kos atau mengambil rumah subsidi yang lokasinya jauh, lebih baik dana itu digunakan untuk mencicil unit yang nantinya menjadi milik sendiri,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Decimal Education Center Nurmala Arfah memperkenalkan konsep “Own Your Living, Build Your Future”, sebuah gagasan yang mendorong masyarakat beralih dari budaya menyewa menuju kepemilikan aset produktif.

Menurut Nurmala, kendala terbesar masyarakat dalam memiliki rumah bukan terletak pada kemampuan membayar cicilan bulanan, melainkan tingginya biaya awal yang harus disiapkan.

“Banyak masyarakat sebenarnya mampu membayar cicilan setiap bulan. Yang menjadi kendala justru biaya awal seperti uang muka (DP), biaya provisi, administrasi bank, notaris, asuransi, BI Checking, hingga biaya akad kredit,” ujar Nurmala Arfah.

Karena itu, lanjut Nurmala, PT Decimal Education Center menghadirkan Program Kepemilikan 1.000 Rumah Kos dengan konsep pembiayaan syariah yang dirancang lebih sederhana dan mudah diakses.

“Program ini hadir dengan konsep syariah, yakni tanpa DP, tanpa biaya awal, tanpa BI Checking, sehingga masyarakat dapat langsung menempati unit sambil mengangsur kepemilikannya,” jelasnya.

Sementara itu tak ketinggalan Desi Arianty, selaku Komisaris PT Decimal Education Center mengapresiasi atas diluncurkannya program ini. Dirinya mengaku sangat senang karena project ini tidak semata mencari keuntungan. Tapi juga memiliki kemanfaatan bagi masyarakat.

“Alhamdulillah project ini tidak hanya sekedar mengejar keuntungan, tapi juga memberi kemamfaatan dan Alhamdulillah, project ini bukan cuman dipuji sama saya tapi juga Imam masjid 99 kubah, Syekh Abdul Aziz bin Abi Bakar,” ujar Desi Aryanti.

Desi mengaku bahwa pembiayaan syariah untuk 1000 rumah kos tersebut memang sangat memudahkan, karena tidak menerapkan bunga, tidak mengenakan biaya administrasi maupun penalti keterlambatan, sehingga diharapkan mampu membuka akses kepemilikan hunian bagi masyarakat yang selama ini belum memenuhi persyaratan pembiayaan perbankan.

“Selain menjadi tempat tinggal, Nipa-Nipa Living Kos juga diproyeksikan sebagai aset investasi jangka panjang. Dengan desain minimalis modern yang mengutamakan fungsi, setiap unit dirancang untuk memenuhi kebutuhan mahasiswa, pekerja profesional, hingga pasangan muda yang membutuhkan hunian di tengah kota،” ujarnya.

Menurutnya, berkembangnya kawasan pendidikan dan pusat ekonomi di sekitar lokasi proyek diyakini akan meningkatkan nilai investasi properti tersebut di masa mendatang.

Melalui Program kepemilikan 1.000 Rumah Kos ini, PT Decimal Education Center berharap dapat menghadirkan solusi kepemilikan hunian yang lebih terjangkau sekaligus mendorong semakin banyak masyarakat memiliki aset produktif tanpa terbebani persyaratan pembiayaan konvensional. (Redaksi)

Bagikan artkel ini: