Dinas Ketapang Parepare Edukasi Anak PAUD Cara Bercocok Tanam Sejak Dini
Decimalnews.com — Dinas Ketahanan Pangan Kota Parepare menggelar kegiatan edukasi pertanian bagi puluhan murid TK Aisyah 5 Galung Maloang Parepare. Kegiatan belajar di luar kelas (outing class) ini dipusatkan langsung di area kantor Dinas Ketahanan Pangan Parepare, Senin (26/10/2026).
Pihak dinas mengajak anak-anak usia dini tersebut untuk mengenal langsung tata cara bercocok tanam secara praktis. Materi yang diberikan mulai dari teknik menyemai benih hingga perawatan tanaman di lapangan.
Para murid terlihat antusias mengikuti setiap sesi pembelajaran yang dipandu oleh petugas dinas. Anak-anak diajak mempraktikkan proses penanaman dengan penuh keceriaan.
Selain pengenalan media tanah, Dinas Ketahanan Pangan Parepare juga memperkenalkan budidaya hidroponik. Anak-anak diajak melihat dan memegang langsung tanaman sayuran segar seperti selada.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Parepare, Julius Upa, mengatakan bahwa program ini dirancang khusus untuk anak-anak usia dini. Pihaknya fokus memberikan pemahaman dasar mengenai cara menanam yang baik.
“Edukasi anak PAUD tentang cara menanam baik itu sayuran ataupun pohon yang bermanfaat. Pembekalan ini penting untuk memberikan pemahaman awal tentang bercocok tanam,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Parepare, Julius Upa.
Julius menekankan pentingnya peran dinas dalam memupuk kesadaran menjaga alam kepada generasi muda. Melalui kegiatan ini, dinas ingin menanamkan rasa kepemilikan dan rasa sayang terhadap tumbuh-tumbuhan.
“Mengajak anak-anak untuk mencintai tanaman sedari dini. Langkah ini kami lakukan agar mereka terbiasa berinteraksi dengan lingkungan hidup,” ungkap Julius.
Ia menambahkan, pembekalan edukasi lingkungan hidup harus dimulai sejak usia kanak-kanak. Langkah ini diharapkan dapat membentuk karakter anak yang lebih peduli terhadap ekosistem sekitar.
“Sehingga kecintaan terhadap lingkungannya ditumbuhkan sedari usia dini. Karakter peduli alam ini nantinya akan terbawa hingga mereka dewasa,” jelasnya. (Rls)

