PSM Makassar Kalahkan Persija Jakarta 2-0, Berikut Review dan Statistik Pertandingan
Decimalnews.com – Pertandingan pekan ke-6 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, dimenangkan oleh tuan rumah PSM Makassar atas Persija Jakarta dengan skor 2-0. Ini menjadi kekalahan pertama Persija di musim ini dan sebaliknya, ini menjadi kemenangan perdana tim Juku Eja.
Jalannya Pertandingan
Babak pertama berjalan alot. Persija sempat menciptakan peluang awal, termasuk gol Allano Souza yang dianulir akibat offside pada menit ke-6.
Tuan rumah PSM baru berhasil memecah kebuntuan setelah jeda, tepatnya pada menit ke-56 lewat tendangan bebas dari Savio Roberto yang menembus gawang Persija.
Kemudian di menit ke-79, PSM menambah keunggulan melalui Abu Kamara, memanfaatkan serangan balik cepat dan umpan dari sisi sayap kanan oleh Rizky Eka. Skor 2-0 bertahan hingga akhir pertandingan.
Reaksi Pelatih Persija: Mauricio Souza
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, menyatakan bahwa meskipun timnya kalah, kekalahan tersebut tidak akan menggoyahkan semangat dan keyakinan timnya.
Ia menyebut bahwa kompetisi baru saja dimulai, dan dalam sepak bola tak mungkin berharap selalu menang tanpa pernah kalah.
Souza memastikan bahwa timnya masih dalam kondisi baik dan bahwa satu kekalahan tidak akan menjadi krisis.
Ia juga mengakui bahwa Persija mengalami kesulitan menciptakan peluang berbahaya di depan gawang PSM.
Reaksi Pelatih PSM: Bernardo Tavares
Sementara di pihak PSM, pelatih Bernardo Tavares menyampaikan beberapa hal, baik terkait kondisi non-teknis tim maupun tentang kemenangan atas Persija:
Sebelum pertandingan, Tavares dengan jujur mengungkapkan bahwa klub mengalami keterlambatan pembayaran gaji pemain dan staf hingga sekitar lima bulan.
Ia menyebut dampak dari keterlambatan tersebut cukup besar terhadap keseharian pemain dan staf, termasuk kesulitan fokus penuh pada persiapan karena beban pikiran non-teknis.
Meski begitu, Tavares menegaskan bahwa kondisi tersebut bukan alasan atas hasil pertandingan ‒ dia tetap menuntut profesionalisme dalam timnya.
Setelah kemenangan, ia menyebut bahwa ini adalah kemenangan yang layak, terutama karena berhasil mengakhiri rentetan tidak pernah menang melawan Persija dalam kurun waktu yang cukup lama.
Untuk Persija, kekalahan ini sekaligus menjadi momen evaluasi. Macan Kemayoran harus menjaga konsistensi, terutama dalam laga tandang yang berat. Mauricio Souza menyebut bahwa tim punya rangkaian pertandingan luar kandang setelah laga ini.
Bagi PSM, kemenangan ini sangat berarti baik dari segi moral maupun posisi di klasemen. Setelah beberapa hasil imbang, menang atas Persija memberikan suntikan kepercayaan.
Berikut analisis statistik plus prediksi pasca‐pertandingan PSM Makassar 2-0 Persija Jakarta (22 September 2025):
Statistik Utama
Persija Jakarta berdasarkan statistik mencatatkan penguasaan bola yang dominan, Sekitar 76% sementara PSM hanya 24 persen.
Jumlah umpan sukses juga masih dimenangkan Persija dengan total ± 401 umpan sukses dan PSM ± 131 umpan sukses.
Begitu juga dengan total peluang Persija unggul dengan (sekitar 8) tembakan dengan 2 tembakan yang mengarah ke gawang.
Sementara PSM lebih sedikit namun dari 4 tembakan semuanya mengarah ke gawang dan menghasilkan 2 gol.
Dari penguasaan bola Persija Dominasi Bola Tapi Kurang Produktif
Persija mendominasi hampir tiga perempat jalannya pertandingan baik dari segi penguasaan bola dan jumlah umpan. Namun dominasi ini tidak diimbangi efektivitas akhir. Peluang banyak muncul tetapi sedikit yang benar-benar membahayakan gawang, dan hanya dua yang tepat sasaran. Akhirnya tidak ada gol pun tercipta untuk Persija.
Sementara itu meski penguasaan bola jauh di bawah Persija, PSM mampu memaksimalkan peluang saat muncul lewat serangan balik atau situasi bola mati (set-piece). Tembakan PSM yang mengarah ke gawang lebih sedikit namun presisi—semua yang on target menghasilkan dampak signifikan. Dua gol berasal dari situasi bola mati dan umpan silang.
Soliditas Defensif
Pertahanan PSM cukup menjaga tekanan Persija, dengan intersep dan tekel yang efektif. Meski kalah penguasaan bola, mereka tidak banyak memberi ruang bagi Persija yang sering gagal menyelesaikan peluang. Persija sendiri punya banyak sapuan, menunjukkan bahwa mereka sering tertekan.
Mental dan Momentum
Kemenangan ini sangat berarti bagi PSM karena selain mengakhiri rentetan tak pernah menang melawan Persija, juga membantu mereka keluar dari zona degradasi. Hal ini bisa memberi dampak psikologis positif untuk kepercayaan diri.
Atas hasil ini PSM Makassar berhasil keluar dari zona merah dan bertengger di posisi 14 Klasemen. Sementara Persija berada di posisi ke dua klasemen sementara BRI Liga 1 2025/2026. (redaksi)

