Perusahaan Singapura Lirik Stadion Untia, Tawarkan Skema Turn Key Project

Perusahaan Singapura Lirik Stadion Untia, Tawarkan Skema Turn Key Project

DECIMALNEWS.com – Pengusaha asal Singapura Feliks Gao, dari Asia Pacific Geraldton melirik program pembangunan Stadion Untia, Kota Makassar. Dia menawarkan skema turn key project, di mana perusahaan menangani seluruh proses mulai dari desain hingga penyelesaian pembangunan, Jumat (14/11/2025).

Tak hanya itu, Feliks juga membuka peluang pengembangan kawasan sekitar stadion dengan menghadirkan fasilitas pendukung seperti hotel, pusat perbelanjaan, dan multi-purpose hall.

Kepala Bagian Kerja Sama Setda Kota Makassar, Andi Zulfitra Dianta, mengungkapkan bahwa tawaran investasi tersebut telah dibahas bersama Wali Kota dan akan segera ditindaklanjuti oleh tim teknis Pemkot.

“Pak Wali minta agar seluruh data studi yang sementara dilakukan oleh Dinas PU segera disiapkan dan difollow-up ke pihak investor,” tuturnya belum lama ini.

“Mereka adalah perusahaan investasi multinasional yang bergerak di banyak sektor, dan saat ini fokus pada proyek stadion Untia,” lanjut Zulfitra.

Selain dari Singapura, Dr. Maxwell Briggs dari Asia Pacific Enterprise Development (Australia) juga menawarkan kerja sama dalam bidang pengolahan air bersih.

Teknologi yang diusung menggunakan metode membran filter, yang mampu menghasilkan air minum bebas bahan kimia. Proyek ini akan dikaji dan ditindaklanjuti oleh PDAM Makassar.

Wali Kota Munafri Arifuddin memang pada South Sulawesi Investment Forum (SSIF) yang digelar, Hotel Claro, Kamis (13/11) kemarin memang menegaskan bahwa Pemkot Makassar siap membuka ruang investasi yang produktif, berkelanjutan, dan berdampak luas bagi masyarakat.

Dia mengharapkan Makassar bisa jadi magnet investasi di Kawasan Timur Indonesia.

“Makassar harus terus menjadi magnet investasi di kawasan timur Indonesia. Pemerintah kota membuka peluang bagi kerja sama lintas sektor, dengan memastikan proses perizinan dan kemitraan berjalan cepat, transparan, dan kondusif,” ujar Munafri.

Olehnya patut dinanti bagaimana Perusahaan luar itu menanamkan investasi di Makassar, khususnya pada program-program pembangunan yang bermanfaat untuk warga Kota Daeng. (Redaksi)

 

Bagikan artkel ini: