Akses Jalan Lumpuh, Gibran Minta Desa Terisolir Ditempuh Dengan Jalan Apapun
DECIMALNEWS.com – Kendati bantuan banjir dan longsor terus disalurkan, namun akses jalan darat menjadi kendala. Sejumlah jalan penghubung masih tertutup lumpur dan benda berat. Akibatnya sejumlah daerah pada wilayah terdampak banyak yang terisolir.
Dampaknya juga cukup meresahkan, rumah-rumah warga pada daerah itu juga sudah tidak memiliki persediaan makanan, utamanya beras.
Warga mengeluhkan, sulitnya mendapat akses ke pusat bantuan. Akses hanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki.
Menanggapi itu, Wapres Gibran Rakabuming Raka yang berada di Sumatera meminta semua pihak fokus melakukan pembukaan kawasan-kawasan yang terisolasi akibat banjir Sumatera.
“Pastikan tempat-tempat yang terisolir ini bisa terjangkau juga,” kata Gibran di lokasi pengungsian Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Kamis (4/12/2025) dilansir dari Kompas.com
Dia meminta percepatan penyaluran distribusi bantuan harus dilakukan lewat segala jalur yang dapat ditempuh. “Ini saya minta untuk segera melakukan percepatan penyaluran distribusi bantuan lewat jalur darat, udara, laut,” kata dia.
Sementara itu pada Selasa lalu, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan pihaknya saat ini masih fokus untuk membuka akses di beberapa titik terdampak banjir dan longsor di Sumatra Utara dan Aceh.
Dody mengakui sejumlah titik di kedua provinsi itu saat ini masih belum bisa dilalui.
“Sementara di Aceh juga ada beberapa titik yang belum kita buka, kita juga lagi fokus di Aceh. Jadi Aceh dan Sumut fokus kita hari ini,” kata Dody usai batal rapat di Komisi V DPR, Selasa (2/12).
Dia menyebut upaya membuka akses masih terkendala kondisi lapangan. Di Aceh, misalnya, ketinggian air masih 80 centimeter (cm). Akibatnya, alat berat masih belum bisa diterjunkan ke lokasi.
Karena itu saat ini, lanjut Dody, pihaknya akan memprioritaskan konektivitas antarwilayah agar bantuan bisa terdistribusi merata.
“Saya pikir fokus utamanya membuka semua daerah yang hari ini semua konektivitas darat belum terbuka, itu dulu, itu dulu yang diutamakan, karena ada beberapa tempat yang hari ini masih didrop dari udara, itu yang difokuskan, itu pun masih setengah mati,” ujarnya. (Redaksi)

