Heroik di Kandang, Sunderland Gagalkan Misi Manchester City Kejar Arsenal

Heroik di Kandang, Sunderland Gagalkan Misi Manchester City Kejar Arsenal

DECIMALNEWS.com – Upaya Manchester City untuk terus menekan Arsenal di puncak klasemen Liga Inggris 2025/2026 harus tertunda setelah mereka ditahan imbang tanpa gol, 0-0, oleh tuan rumah Sunderland di Stadium of Light pada Jumat 02/01/2026.

​Hasil ini menjadi pukulan telak bagi skuad asuhan Pep Guardiola. Mereka hanya mampu membawa pulang satu poin dari markas tim berjuluk The Black Cats tersebut.

Kegagalan meraih kemenangan penuh membuat City terpaut empat poin dari Arsenal, yang nyaman di puncak klasemen sementara.

Sementara Sunderland harus puas tertahan di peringkat tujuh klasemen sementara Liga Inggris 2025-2026 dengan torehan 29 poin.

Jalannya laga

City memang tampil mendominasi sejak menit-menit awal babak pertama, targetnya memang adalah menang dan membawa 3 poin.

Benar saja, menit ke-6 Bernardo Silva sukses mencetak skor, hanya saja gol itu dianulir lantaran dianggap offside.

Sunderland tak tinggal diam. Pada menit ke-16, Brian Brobbey mampu melewati penjagaan Ruben Dias dan melepaskan tembakan dari sudut sempit. Upaya tersebut masih dapat dimentahkan kiper Gianluigi Donnarumma. Peluang kembali datang melalui Eliezer Mayenda, tetapi penyelesaiannya masih melebar.

Klaim penalti Sunderland sempat muncul setelah Adingra terjatuh di kotak terlarang, namun wasit memilih melanjutkan permainan. Menjelang turun minum, Erling Haaland memperoleh peluang emas usai menerima umpan Phil Foden. Namun, kiper Robin Roefs berhasil menggagalkan peluang tersebut. Skor 0-0 bertahan hingga jeda.

Selepas jeda, Manchester City tampil lebih agresif. Sundulan Josko Gvardiol pada menit ke-65 nyaris memecah kebuntuan sebelum ditepis oleh Roefs.

Di 10 menit terakhir, Man City terus menekan lewat kecepatan Jeremy Doku dan Rayan Cherki dari sisi sayap. Meski demikian, lini belakang Sunderland tampil disiplin hingga laga berakhir tanpa gol.

​Sunderland, yang dilatih oleh Régis Le Bris, menunjukkan performa defensif yang luar biasa. Tuan rumah tampil sangat disiplin, berhasil menutup semua ruang gerak yang biasanya dieksploitasi oleh para gelandang kreatif City seperti Phil Foden, Bernardo Silva, dan Rayan Cherki.

​Formasi rapat dan energi tinggi dari para pemain Sunderland berhasil meredam badai serangan City. Kiper Sunderland, Robin Roefs, menjadi bintang di bawah mistar gawang, melakukan serangkaian penyelamatan penting, termasuk menggagalkan peluang emas dari Erling Haaland dan tembakan jarak jauh dari Foden.

Atas hasil ini, Sunderland menambah rekor mereka tak terkalahkan di kandang dalam beberapa laga.

Kapten Manchester City, Bernardo Silva setelah laga usai bahkan memuji permainan Sunderland. Dia menyebut timnya sudah mencoba, namun pertahanan Sunderland memang sangat baik.

“Mereka tim yang bagus. Bukan kebetulan mereka tidak terkalahkan di kandang musim ini. Penontonnya luar biasa, tapi inilah Liga Premier. Saya sudah di sini selama sembilan tahun jadi tidak ada kejutan bagi saya atau bagi kami. Kami sudah terbiasa dengan ini,” kata Bernardo.

​Hasil imbang 0-0 ini memiliki konsekuensi besar bagi persaingan gelar juara.

Sebelum pertandingan ini, City berharap dapat memangkas selisih poin, atau setidaknya mempertahankan jarak yang dekat dengan Arsenal. Namun, dengan hanya menambah satu poin, The Citizens kini harus tertinggal empat poin di belakang The Gunners.

​Kondisi ini memberikan keuntungan psikologis signifikan bagi Arsenal, yang berhasil mempertahankan keunggulan di tengah jadwal padat liburan.

Sementara itu, Pep Guardiola kini menghadapi tugas berat untuk membangkitkan semangat timnya setelah kegagalan menembus pertahanan tim promosi yang tampil heroik. Arsenal semakin kokoh di puncak, dan tekanan kini beralih sepenuhnya ke pundak Manchester City.

(Redaksi)

Bagikan artkel ini: