Pemprov Sulbar dan Polda Sulbar Perkuat Sinergi Optimalisasi PAD Sektor Pajak Kendaraan

Pemprov Sulbar dan Polda Sulbar Perkuat Sinergi Optimalisasi PAD Sektor Pajak Kendaraan

MAMUJU, DECIMALNEWS.com — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) bersama Ditlantas Polda Sulbar terus memperkuat sinergi dalam upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Kamis (15/01/2026)

Penguatan sinergi tersebut dibahas dalam audiensi antara Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, dengan Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sulbar, Nurhadi Ismanto, yang berlangsung di ruang kerja Sekda Sulbar, Selasa, 13 Januari kemarin, Audiensi ini turut didampingi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat.

Hadir mewakili Bapenda Sulbar, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Pendapatan Daerah, Gaffar. Selain itu, turut hadir Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Ali Chandra.

Dalam pertemuan tersebut, salah satu isu strategis yang menjadi fokus pembahasan adalah potensi PAD dari sektor PKB dan BBNKB, khususnya kendaraan operasional perusahaan perkebunan kelapa sawit yang masih menggunakan nomor polisi dari luar Provinsi Sulawesi Barat. Kondisi ini dinilai berpotensi mengurangi penerimaan daerah yang seharusnya dapat dioptimalkan untuk mendukung pembangunan daerah.

Dirlantas Polda Sulbar, Nurhadi Ismanto, menyampaikan komitmennya untuk mendukung Pemprov Sulbar dalam mendorong proses balik nama kendaraan bermotor ke plat Sulawesi Barat. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan pajak sekaligus memperkuat kontribusi sektor kendaraan bermotor terhadap PAD Sulbar.

Selain membahas optimalisasi PAD, audiensi juga menyinggung rencana pembangunan kantor Direktorat Lalu Lintas Polda Sulbar. Pemprov Sulbar menyatakan dukungannya terhadap rencana tersebut, termasuk kesiapan menyiapkan lahan hibah sebagai bentuk sinergi antarinstansi dan komitmen dalam peningkatan kualitas layanan lalu lintas bagi masyarakat.

Secara terpisah, Kepala Bapenda Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mengoptimalkan potensi PAD sekaligus meningkatkan pelayanan publik.

“Sinergi antara Pemprov Sulbar, Bapenda, dan Polda Sulbar sangat penting, terutama dalam pengelolaan pajak kendaraan bermotor. Dengan kolaborasi yang kuat, potensi PAD dapat dimaksimalkan dan pelayanan kepada masyarakat akan semakin baik,” ujarnya.

Melalui audiensi ini, Pemprov Sulbar berharap terbangun komitmen bersama yang berkelanjutan antara seluruh pemangku kepentingan guna mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Barat. (Rls)

Bagikan artkel ini: