Tim PKM Fakultas Kesehatan UM Parepare Gelar Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Panti Asuhan Aisyiyah

Tim PKM Fakultas Kesehatan UM Parepare Gelar Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Panti Asuhan Aisyiyah

Decimalnews.com — Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dari Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Parepare melaksanakan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui program bertajuk “Pengembangan Wirausaha Pangan Sehat Melalui Olahan Batang Pisang dan Optimalisasi Digital Marketing di Panti Asuhan Aisyiyah Kota Parepare.”

Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 11 Maret 2026 di Panti Asuhan abadi Aisyiyah Kota Parepare. Program pengabdian ini merupakan bagian dari hibah pengabdian masyarakat yang didanai melalui skema RisetMu, yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kewirausahaan serta pemanfaatan potensi pangan lokal di masyarakat.

Tim pengabdian ini diketuai oleh Rasidah Wahyuni Sari, SKM., M.Kes, dengan anggota Wahyu Arthanugraha, S.Kom., M.Kom dan Herianti Harun, S.Ak., M.Ak, serta melibatkan mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Parepare dalam pelaksanaan kegiatan.

Dalam kegiatan tersebut, tim memberikan edukasi dan pelatihan kepada Pegelola dan anak didik Panti Asuhan Abadi aisyiyah mengenai pemanfaatan batang pisang sebagai bahan pangan alternatif yang dapat diolah menjadi produk makanan bernilai ekonomi, salah satunya keripik batang pisang. Selama ini, batang pisang sering dianggap sebagai limbah pertanian yang kurang dimanfaatkan oleh masyarakat.

Padahal, batang pisang memiliki kandungan serat, mineral, serta kadar air yang cukup tinggi sehingga berpotensi diolah menjadi produk pangan yang sehat dan inovatif.

Selain pelatihan pengolahan pangan, peserta juga mendapatkan materi mengenai strategi pemasaran digital. Materi ini mencakup pemanfaatan media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Facebook sebagai sarana promosi produk, serta pengenalan marketplace untuk memperluas jangkauan pasar.

Ketua tim pengabdian, Rasidah Wahyuni Sari, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan berbasis potensi lokal.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan baru kepada peserta mengenai pemanfaatan bahan pangan lokal yang mudah ditemukan di sekitar lingkungan mereka. Selain itu, melalui pemanfaatan digital marketing, produk yang dihasilkan diharapkan memiliki peluang pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dari para peserta. Selain mendapatkan materi teori, peserta juga terlibat aktif dalam diskusi serta praktik pengolahan produk pangan lokal.

Melalui program pengabdian masyarakat ini, diharapkan tercipta inovasi pangan berbasis bahan lokal serta meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengembangkan usaha pangan sehat yang produktif dan berkelanjutan. (Rls)

Bagikan artkel ini: