Purbaya Buka Suara soal Motor Listrik MBG, Akui “Kecolongan”
DECIMALNEWS.com – Kasus Motor Listrik MBG yang mulai diusut Kejagung direspon Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa usai Kementeriannya terseret lantaran dinilai lalai meloloskan anggaran.
Purbaya kepada wartawan mengaku jika kasus tersebut harus menjadi pelajaran berharga bagi sektor keuangan, khususnya perbankan, agar semakin memperkuat prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik dalam setiap aktivitas pembiayaan maupun investasi.
Menurut Purbaya, setiap lembaga keuangan perlu memastikan proses bisnis berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, dan manajemen risiko yang ketat.
Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah munculnya potensi penyimpangan yang dapat merugikan negara maupun masyarakat.
“Itu kan satu pelajaran buat pemerintah ya, nanti akan kita monitor lebih detail. Saya tanya Sekjen tadi, boleh nggak bilang saya nggak tahu atau kecele, dia bilang jangan bilang, tetapi itu yang terjadi,” ujar Purbaya dalam rapat kerja dengan DPD RI, Senin (22/6/2026) kemarin dikutip dari Kompas.com.
Purbaya tak menampik usulan pengadaan motor listrik untuk MBG sebenarnya telah ditolak sebelumnya.
Namun, pemerintah kemudian mendapati bahwa pembelian motor listrik tetap terealisasi pada Maret 2026, meski sebelumnya tidak mendapat persetujuan.
Atas temuan tersebut, pihaknya mengambil tindakan tegas terhadap pihak-pihak di internal Kementerian Keuangan yang terlibat dalam proses pelolosan anggaran pengadaan tersebut.
“Jadi pada waktu itu diputuskan sudah ditolak. Kita juga nggak tahu, tahu-tahu keluar di bulan Maret ada pembelian. Jadi ya sudah kita tindak pihak-pihak yang terlibat di Kementerian Keuangan berkaitan dengan itu,” paparnya. (Redaksi)

