Ketika Allah Membuka Pintu Kebaikan Sebelum Seseorang Beramal

Ketika Allah Membuka Pintu Kebaikan Sebelum Seseorang Beramal

“Dakwah Bil Qalam” oleh Ustadz Abdul Aziz Bin Abu Bakar (Imam Masjid 99 Kubah)

DECIMALNEWS.com – Ada sebuah hikmah yang sangat dalam, bahwa terkadang Allah membuka pintu-pintu kebaikan kepada seseorang, bahkan sebelum ia banyak beramal. Mengapa? Karena Allah melihat niat yang baik, pikiran yang baik, dan keinginan yang tulus untuk memberikan manfaat bagi sesama.

Karena itu para ulama mengatakan bahwa berpikir untuk melahirkan amal kebaikan memiliki nilai yang sangat besar. Pikiran yang menghasilkan manfaat bagi banyak orang dapat menjadi awal lahirnya amal-amal yang terus mengalir pahalanya.

Kalau kita hanya memikirkan kepentingan diri sendiri, manfaatnya mungkin terbatas. Namun ketika kita memikirkan kebutuhan masyarakat, mencari solusi atas persoalan mereka, lalu berusaha mewujudkannya, maka itu adalah bagian dari amal yang sangat mulia. Sebab dalam Islam, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.

Prinsip kedua dalam agama kita adalah memudahkan. Rasulullah SAW mengajarkan bahwa agama ini dibangun di atas kemudahan, bukan kesulitan. Karena itu, siapa pun yang membantu memudahkan urusan orang lain, insya Allah akan mendapatkan pertolongan dan pahala dari Allah SWT.

Ketika ada sebuah program yang memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk memiliki tempat tinggal yang layak, maka siapa saja yang ikut berkontribusi dengan cara yang benar—baik sebagai pengelola, pemasar, investor, maupun pendukungnya—selama dilakukan dengan jujur, amanah, dan sesuai syariat, maka ia telah membantu memudahkan urusan saudaranya. Semoga Allah mencatatnya sebagai amal saleh.

Kita juga harus menyadari bahwa hidup di dunia ini sangat singkat. Karena itu jangan sampai umur kita habis hanya mengejar sesuatu yang manfaatnya berhenti ketika kita meninggal dunia.

Carilah amal-amal yang pahalanya terus mengalir. Tidak harus selalu membangun masjid atau pesantren. Bahkan seseorang yang menanam satu pohon, lalu pohon itu tumbuh, memberikan keteduhan, buahnya dimakan manusia atau hewan, burung bertengger di atasnya, semuanya menjadi pahala yang terus mengalir bagi orang yang menanamnya.

Artinya, setiap amal yang memberikan manfaat berkelanjutan kepada makhluk Allah memiliki nilai sedekah jariyah.

Di antara pelengkap kebahagiaan hidup seorang mukmin adalah memiliki tempat tinggal yang nyaman. Rumah bukan sekadar bangunan, tetapi tempat beristirahat, berkumpul bersama keluarga, dan membangun ketenangan hidup.

Karena itu, apabila ada ikhtiar menghadirkan hunian yang layak dan nyaman bagi masyarakat melalui Program Kepemilikan 1.000 Rumah Kost, dengan tujuan memberikan solusi tempat tinggal yang baik dan terjangkau, maka semoga program tersebut menjadi sarana menghadirkan kemaslahatan yang luas.

Selama dijalankan dengan penuh kejujuran, amanah, serta memperhatikan prinsip-prinsip syariat dan keadilan bagi semua pihak, mudah-mudahan Allah menjadikannya sebagai amal yang bernilai ibadah.

Bagikan artkel ini: