Program Pembiasaan Pola Hidup Sehat dan Bugar Dimulai dari Diri Sendiri, Keluarga, dan Lingkungan Kerja
oleh : Umi Hani – KPPN Parepare
Decimalnews.com – Hampir semua orang tentu menginginkan tubuh yang sehat dan bugar. Kondisi tubuh yang sehat dan bugar merupakan prasyarat untuk menjalani kehidupan yang bahagia. Hal ini juga berlaku di lingkungan kerja, termasuk di instansi pemerintah, di mana kesehatan dan kebugaran tubuh menjadi pendukung penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif, inovatif, dan mampu memberikan pelayanan terbaik. Namun, masih ada sebagian pegawai yang kurang antusias atau malas untuk menjaga kesehatannya.
Untuk meningkatkan kesadaran pegawai tentang pentingnya menerapkan pola hidup sehat dan bugar, Menteri Keuangan telah menerbitkan Surat Edaran Nomor SE-4/MK.1/2024 pada tanggal 3 Juni 2024, yang berisi Panduan Pelaksanaan Program Kesehatan dan Kebugaran Pegawai di lingkungan Kementerian Keuangan. Menindaklanjuti hal tersebut, Sekretaris Direktorat Jenderal Perbendaharaan mengeluarkan Nota Dinas tanggal 4 Juni 2024 sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran tersebut.
Pola hidup sehat dan bugar adalah fondasi penting untuk meningkatkan kualitas hidup, produktivitas, serta kebahagiaan individu. Program pembiasaan pola hidup sehat ini berfokus pada langkah-langkah nyata yang dimulai dari diri sendiri, dilanjutkan dalam lingkungan keluarga, dan diperluas ke lingkungan kerja. Adapun poin-poin utama panduan pelaksanaan program kesehatan dan kebugaran pegawai Kemenkeu sebagaimana poin penting arahan Sekretaris Ditjen Perbendaharaan antara lain meliputi empat aspek yakni pembiasaan pola makan sehat, pembiasaan gaya hidup sehat, menjaga kesehatan mental, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala. Berikut Ulasan nya.
Pembiasaan Pola Makan Sehat
Kesehatan tubuh dimulai dari apa yang kita konsumsi setiap hari. Membiasakan pola makan sehat tidak hanya bermanfaat bagi tubuh, tetapi juga dapat mencegah berbagai penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dan obesitas. Beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan adalah dengan mengatur asupan makanan dengan gizi seimbang, yang mencakup karbohidrat kompleks, protein, serat, vitamin, dan mineral.
Selain itu mengurangi konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih dapat dilakukan guna menjaga kesehatan organ tubuh, terutama jantung dan pembuluh darah. Tidak lupa, mengutamakan konsumsi makanan segar, seperti buah-buahan, sayuran, dan protein tanpa lemak, daripada makanan olahan yang tinggi pengawet dan bahan kimia.
Dalam hal minuman, membiasakan minum air putih yang cukup setiap hari, minimal 8 gelas, untuk menjaga hidrasi tubuh. Hindari kebanyakan minum yang tinggi gula, seperti minuman kaleng yang diperoleh di warung-warung atau toko.
Kebiasaan ini dapat dimulai dari diri sendiri dengan menyiapkan bekal makanan sehat untuk diri sendiri, mengedukasi anggota keluarga, hingga menggalakkan program makan sehat bersama di lingkungan kerja, seperti menyediakan opsi makanan sehat di kantin.
Pembiasaan Gaya Hidup Sehat
Gaya hidup sehat adalah pola perilaku yang mendukung kebugaran fisik dan mental. Hal ini melibatkan rutinitas sehari-hari yang konsisten, antara lain seperti olah raga teratur, cukup istirahat, menghindari kebiasaan buruk dan meningkatkan kebersihan diri dan lingkungan.
Olahraga. Kita dapat mengatur olahraga dengan aktivitas fisik minimal 30 menit sehari, 5 kali seminggu, seperti berjalan kaki, bersepeda, atau senam. Olahraga dapat dilakukan sendiri, bersama keluarga, atau dalam kelompok di tempat kerja untuk menciptakan kebiasaan yang menyenangkan.
Cukup istirahat. Tidur yang cukup dan berkualitas selama 6–8 jam per malam membantu tubuh pulih dan menjaga keseimbangan hormon. Upayakan tidur tidak lebih dari jam 22.00 agar pagi hari dapat bangun dengan lebih bugar karena durasi waktu istirahat cukup.
Menghindari kebiasaan buruk. Bagi yang merokok, segeralah Berhenti merokok, karena kita tahu bahaya merokok sangat sigifikan dialami pengguna. Kemudian mengurangi konsumsi alkohol, dan menjauhi pola hidup ‘rebahan’ (kurang gerak) adalah langkah penting untuk hidup sehat.
Meningkatkan kebersihan diri dan lingkungan. Hal ini butuh pembiasaan, agar tidak merasa berat dan menjadi spontanitas yang baik. Menjaga kebersihan tubuh, mencuci tangan dengan sabun, serta menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman, baik di rumah maupun di tempat kerja, merupakan aktifitas yang penting dalam menerapkan pola hidup sehat.
Menjaga Kesehatan Mental
Menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik. Pikiran yang sehat akan meningkatkan kebahagiaan, hubungan interpersonal, dan produktivitas. Beberapa cara untuk menjaga kesehatan mental antara lain dengan:
1) Melakukan manajemen stres dengan cara mengatasi tekanan sehari-hari dengan relaksasi, meditasi, atau hobi yang menyenangkan,
2) membangun komunikasi yang sehat dengan derbicara dengan orang-orang terdekat tentang masalah yang dihadapi sehingga dapat membantu meringankan beban pikiran, dan
3) melatih pikiran positif dengan fokus pada hal-hal yang dapat dikendalikan dan belajar untuk bersyukur atas apa yang dimiliki.
4) membatasi paparan media sosial berlebihan dengan mengelola waktu layar dan menghindari konten yang memicu kecemasan atau emosi negatif.
Di lingkungan kerja, menciptakan suasana yang mendukung kesehatan mental bisa dilakukan dengan menyediakan waktu istirahat yang cukup, ruang kerja yang nyaman, dan program berbasis kesejahteraan karyawan.
Melakukan Pemeriksaan Kesehatan Secara Berkala
Pemeriksaan kesehatan rutin adalah langkah preventif untuk mendeteksi dini potensi masalah kesehatan. Dengan melakukan pemeriksaan berkala, seperti tes darah, cek tekanan darah, dan pemeriksaan organ penting, individu dapat mengetahui kondisi tubuh mereka dan mengambil langkah yang diperlukan untuk mencegah penyakit lebih lanjut.
- Jadwalkan pemeriksaan kesehatan minimal sekali dalam setahun, baik secara individu maupun melalui program kesehatan di tempat kerja.
- Di lingkungan keluarga, ajak seluruh anggota keluarga untuk memeriksakan kesehatan, terutama bagi lansia dan anak-anak yang memerlukan perhatian khusus.
- Dalam lingkungan kerja, perusahaan dapat memfasilitasi pemeriksaan kesehatan gratis atau bekerja sama dengan fasilitas kesehatan terdekat untuk pemeriksaan massal.
Sebagai respons atas instruksi dalam nota dinas tersebut, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Parepare berkoordinasi dengan UPTD Puskesmas Madising Na Mario untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. Pemeriksaan ini dilakukan secara sampling terhadap 10 orang pegawai pada tanggal 11 Juni 2024. Pemeriksaan meliputi cek kadar kolesterol, asam urat, gula darah, dan tekanan darah. Berdasarkan hasil pemeriksaan, ditemukan beberapa pegawai yang memerlukan perhatian khusus karena kondisi kesehatannya menunjukkan hasil di luar tingkat kewajaran.
Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini juga diakhiri dengan sesi konsultasi bagi seluruh pegawai untuk memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga pola hidup sehat dan bugar. Hasil dari kegiatan tersebut kemudian dilaporkan dalam Laporan Pelaksanaan Penguatan Budaya, mengingat Program Kesehatan dan Kebugaran Pegawai merupakan bagian dari program penguatan budaya kerja serta pembinaan mental di lingkungan Kementerian Keuangan.
Membangun pola hidup sehat dan bugar bukanlah tugas yang sulit jika dimulai dari langkah-langkah kecil dalam kehidupan sehari-hari. Dimulai dari kebiasaan diri sendiri, perubahan ini dapat menjadi inspirasi bagi keluarga, dan akhirnya menular ke lingkungan kerja. Dengan menerapkan pola makan sehat, gaya hidup aktif, menjaga kesehatan mental, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, kita tidak hanya meningkatkan kualitas hidup pribadi, tetapi juga menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan produktif. (um)

