Menjaga Kesehatan dan Kesempatan Untuk Hari Esok

Menjaga Kesehatan dan Kesempatan Untuk Hari Esok

Decimalnews.com – Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat kesehatan dan kesempatan untuk terus beribadah kepada-Nya. Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga, sahabat, dan seluruh pengikutnya hingga akhir zaman.

Umar Bin Khattab sahabat Nabi Muhammad SAW yang gagah tegas berwibawa ditakuti kaumnya, pernah menangis tersedu sedu, ketika mendengar ayat yang dibacakan sahabat yang lain “

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَلْتَنْظُرْ نَفْسٌ مَا قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Hasyr: 18)

Umar bin khattab, membayangkan akan apa yang akan terjadi pada dirinya hari esok. Belum tau apapun. Bisa jadi hari ini merasa dekat dengan Allah, besok futur. Bisa jadi hari ini dapat membaca ayat-ayat Allah, besok lalai. Bisa jadi hari ini sehat, besok tidak. dan banyak kemungkinan kemungkinan lain yang sangat menakutkan.

Hari ini, saya teringat orang tua di home base, yang lagi terbaring di rumah sakit. Menyadarkan akan pentingnya kesehatan, dan menjaga kesempatan. Dua hal yang harus dikelola hari ini dengan sebaik  mungkin, karena Allah sudah memperingatkan dengan surat Al Hasyr ayat 18 diatas. 

Menjaga Kesehatan

Kesehatan adalah salah satu nikmat terbesar yang diberikan oleh Allah SWT kepada hamba-Nya. Dalam Islam, kesehatan memiliki kedudukan yang sangat penting, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

“Dua nikmat yang banyak manusia tertipu di dalamnya: kesehatan dan waktu luang.” (HR. Bukhari)

Oleh karena itu, merawat kesehatan merupakan bagian dari ibadah dan bentuk syukur kita kepada Allah SWT. Berikut beberapa cara merawat kesehatan dalam ajaran Islam:

Menjaga Pola Makan yang Sehat

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an: “Makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebihan.” (QS. Al-A’raf: 31)
Islam mengajarkan kita untuk makan makanan yang halal dan thayyib (baik), serta tidak berlebihan agar tubuh tetap sehat dan kuat.

Menjaga Kebersihan dan Kesehatan Diri 

Rasulullah SAW bersabda: “Kebersihan adalah sebagian dari iman.” (HR. Muslim)
Islam mengajarkan kita untuk menjaga kebersihan diri, pakaian, lingkungan, dan makanan agar terhindar dari penyakit.

Olahraga dan Aktivitas Fisik 

Rasulullah SAW adalah sosok yang aktif dan menganjurkan umatnya untuk berolahraga seperti berkuda, berenang, dan memanah. Aktivitas fisik membantu menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh.

Menjaga Kesehatan Mental dan Hati 

Selain kesehatan fisik, Islam juga mengajarkan pentingnya menjaga kesehatan mental dengan selalu mengingat Allah, menjauhi stres berlebihan, serta memperbanyak dzikir dan doa. Allah berfirman, “ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenang” (QS.13:28)

Istirahat yang Cukup 

Dalam Islam, tidur yang cukup adalah bagian dari menjaga kesehatan. Rasulullah SAW memiliki pola tidur yang teratur dan menganjurkan umatnya untuk tidak begadang tanpa keperluan yang mendesak. Dalam banyak literatur tidur yang sehat tidak lebih dari jam 22, dan bangun jam 4 subuh untuk kemudian sholat tahajud dan sholat subuh.

Menghindari Hal yang Merusak Kesehatan 

Islam melarang segala sesuatu yang dapat membahayakan tubuh, seperti minuman keras, narkoba, dan merokok. Semua itu termasuk dalam perbuatan yang merusak kesehatan dan dilarang dalam Islam.

Menjaga kesehatan adalah bagian dari ibadah. Dengan tubuh yang sehat, kita dapat lebih optimal dalam beribadah dan menjalankan tugas sebagai khalifah di bumi. Mari kita syukuri nikmat kesehatan dengan merawatnya sebaik mungkin sesuai tuntunan Islam.

Menjaga Kesempatan

Banyak hal yang terjadi dengan diri kita dalam perjalanan hidup. Kita bertemu orang lain, kita bersosialisasi dan kita berinteraksi. Semua yang kita lakukan dan jalani tentu menimbulkan implikasi di kemudian hari.

Seseorang yang rajin makan kacang sewaktu muda, boleh jadi hari tuanya asam urat. Seorang yang rajin minum manis dan bersoda, boleh jadi timbul diabetes. Seseorang yang makan terlalu banyak hari-hari, boleh jadi obesitas. Seseorang yang suka marah-marah, bisa jadi berefek darah tinggi.

Sebaliknya, seseorang yang rajin menabung, bisa jadi kaya raya. Seseorang yang selalu ramah dimana saja, akan punya banyak teman. Seseorang yang rajin membantu orang lain, akan dimudahkan urusannya.  Intinya, Apa yang kita lakukan hari ini berimbas pada kehidupan kita hari esok.

Saya pernah bilang sama anak saya. Peliharalah silaturahim sama teman dan orang-orang yang ditemui, karena bisa jadi kita akan ketemu lagi dengan orang tersebut di tempat lain, suasana lain, saling membantu dan menebar kemanfaatan. 

Saya juga pernah menahan marah sama seseorang di tahun 2001. dan saya kembali dipertemukan dengan orang tersebut 2006 dengan saya bermalam di rumahnya tanpa sengaja. Bayangkan jika waktu itu saya marah.

Menjaga kesempatan untuk merawat hari esok berarti memanfaatkan setiap peluang yang ada hari ini untuk mempersiapkan masa depan, baik di dunia maupun di akhirat. Dalam Islam, konsep ini berkaitan dengan kesadaran, perencanaan, dan amal perbuatan yang dilakukan seseorang agar kehidupan mendatang lebih baik.

Beberapa hal yang dapat dilakukan guna Menjaga Kesempatan dalam Merawat Hari Esok antara lain: 

Menggunakan Waktu dengan Bijak

Waktu adalah nikmat yang sangat berharga. Rasulullah SAW bersabda:
“Dua nikmat yang banyak manusia tertipu di dalamnya: kesehatan dan waktu luang.” (HR. Bukhari).Gunakan waktu untuk hal-hal yang bermanfaat seperti ibadah, menuntut ilmu, dan berbuat baik.

Mempersiapkan Bekal Akherat

Amal sholeh yang dilakukan hari ini akan menjadi bekal untuk hari esok di akherat. Oleh karena itu maka perbanyak sedekah, doa, dan amal baik agar kehidupan setelah mati menjadi lebih baik.

Menjaga Kesehatan dan Kesejahteraan

Kesehatan adalah modal utama untuk melakukan berbagai kebaikan. Menjaga pola makan, olahraga, dan istirahat cukup adalah bagian dari menjaga kesempatan untuk masa depan yang lebih baik.

Menjaga Hubungan dengan Allah dan Sesama

Berusaha meningkatkan kualitas ibadah dan memperbaiki akhlak. Membangun hubungan baik dengan keluarga, teman, dan masyarakat agar selalu mendapat dukungan dalam kebaikan. Menjaga hubugan dengan Allah dan manusia, tidak sekedar menguntungkan secara dunia tapi di akherat juga.

Belajar dan Mengembangkan Diri

Ilmu dan keterampilan yang dipelajari hari ini akan membantu dalam menghadapi tantangan hari esok. Islam sangat mendorong umatnya untuk terus belajar dan berkembang. Sebuah ungkapan mengatakan, jika ingin selamat di dunia, pakailah ilmu dunia. Jika ingin selamat di akherat, pakailah ilmu akherat, jika ingin selamat dunia dan akherat, pakailah ilmu dunia dan akherat. Sehingga mengembangkan diri dengan berbagai sumber ilmu merupaka keniscayaan dalam kebahagiaan dunia dan akherat.

Dengan melihat paparan diatas maka menjaga kesempatan dalam merawat hari esok diartikan agar kita semua dapat menggunakan waktu, kesehatan, ilmu, dan sumber daya yang ada agar kehidupan di dunia dan akhirat menjadi lebih baik. Manfaatkan kondisi hari ini dengan yang terbaik, jangan sia-siakan kesempatan yang Allah berikan, karena setiap detik yang berlalu tidak akan bisa kembali. Semoga kita termasuk orang-orang yang memanfaatkan kesempatan dengan sebaik-baiknya. Aamiin. (des)

Bagikan artkel ini: