Sebelum Wafat, Prabowo Akui Masih Sempat Chat-an Dengan Kwik Kian Gie

Sebelum Wafat, Prabowo Akui Masih Sempat Chat-an Dengan Kwik Kian Gie

Decimalnews.com – Melayat ke kediaman Kwik Kian Gie, legenda yang merupakan ekonom senior Indonesia Rabu siang tadi. Presiden Prabowo Subianto mengakui masih sempat menerima pesan dari almarhum melalui Whatapp.

Presiden RI itu memang mengakui, dirinya kerap mendapatkan masukan-masukan terkait kepentingan bangsa selama ini dari almarhum.

“Beliau banyak kasih nasihat kepada saya. Bahkan beberapa hari yang lalu pun mengirim WA, memberi saran-saran. Beliau masih terus memberi WA. Saya kira itu yang bisa saya sampaikan. Indonesia kehilangan putra terbaik,” ujar Prabowo, Rabu (30/7/2025).

Olehnya kedatangannya juga tidak lain untuk memberi hormat dan ucapan bela sungkawa pada keluarga almarhum.

“Saya datang untuk menghormati belasungkawa seorang tokoh bangsa yang sangat berjasa. Pemikiran-pemikiran beliau sangat mempertahankan ekonomi Pancasila, ekonomi Pasal 33. Beliau seorang tokoh yang luar biasa,” kata Prabowo kepada awak media.

Dikabarkan, upacara kremasi jenazah Kwik Kian Gie akan dilaksanakan secara tertutup dan hanya dihadiri keluarga inti, pada Kamis, 31 Juli 2025 pukul 11.00 WIB.

Pria kelahiran Juwana, Pati, Jawa Tengah, 11 Januari 1935 itu dikenal luas sebagai ekonom progresif dan tokoh publik keturunan Tionghoa yang memiliki pengaruh besar di bidang ekonomi dan politik.

Kwik Kian Gie dikenal sebagai salah satu ekonom yang kritis dan peduli dengan kondisi sosial-ekonomi masyarakat Indonesia. Ia sering kali menyuarakan pendapatnya tentang kebijakan ekonomi yang diambil oleh pemerintah, dan tidak jarang ia menjadi penentang kebijakan yang dianggap tidak pro-rakyat.

Sebagai ekonom, Kwik Kian Gie memiliki pemahaman yang mendalam tentang teori ekonomi dan kebijakan ekonomi. Ia sering kali menggunakan pengetahuannya untuk menganalisis kondisi ekonomi Indonesia dan memberikan saran kepada pemerintah.

Kwik Kian Gie juga dikenal sebagai seorang yang peduli dengan isu-isu sosial dan ekonomi yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia. Ia sering kali menyuarakan pendapatnya tentang isu-isu seperti kemiskinan, kesenjangan ekonomi, dan hak-hak rakyat.

Dalam karier politiknya, Kwik Kian Gie menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Ekonomi pada Kabinet Gotong Royong (2001-2004). Ia juga menjadi anggota DPR RI dan aktif dalam berbagai organisasi sosial dan ekonomi. (Redaksi)

 

Bagikan artkel ini: