DLH Makassar Anggarkan Rp20 Miliar untuk Pengolahan Sampah plus 58 Armada Pengangkut

DLH Makassar Anggarkan Rp20 Miliar untuk Pengolahan Sampah plus 58 Armada Pengangkut

Decimalnews.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemkot Makassar menganggarkan Rp20 Miliar untuk peremajaan armada pengangkut sampah dan instrumen sampah pada anggaran perubahan 2025.

Kepala DLH Makassar, Helmy Budiman mengatakan rencananya untuk armada pengangkut akan diadakan penambahan sekitar 50 unit motor sampah dan 8 unit mobil kontainer tertutup.

“Lewat skema APBD Perubahan. Kami DLH akan melakukan pengadaan 50 unit motor pengangkut sampah dan 8 unit mobil sampah kontainer tertutup,” jelas Helmy, di kantor Balai Kota Makassar, Selasa (26/8/2025).

Armada armada itu lebih lanjut kata Dia akan dimodifikasi dan dilengkapi dengan jaring penutup agar sampah yang diangkut tidak lagi beterbangan saat proses pengangkutan.

Selain itu, sebanyak 10 ribu eco enzyme, 100 ribu biopori 20 ribu maggot, akan digulirkan sebagai solusi pengolahan sampah organik.

Seluruh program ini direncanakan berjalan masif mulai anggaran perubahan 2025 dan berlanjut hingga 2026, sebagai langkah nyata menuju target Makassar Bebas Sampah 2029.

“Sejalan dengan target Makassar Bebas Sampah 2029, tahun ini Pemkot menyiapkan sejumlah langkah strategis, mulai dari regulasi, peremajaan armada, hingga inovasi teknologi ramah lingkungan,” tuturnya.

Helmy Budiman, menjelaskan bahwa pengelolaan sampah kini diarahkan sesuai mandat pemerintah pusat, yakni terbagi ke dalam tiga tahapan: hulu, media, dan hilir.

Di bagian hulu, Pemkot sudah menerbitkan Perwali Nomor 13 Tahun 2025 tentang retribusi persampahan. Selain itu, akan segera dikeluarkan surat edaran mengenai kewajiban pemilahan sampah rumah tangga.

“Ini menjadi pijakan awal agar masyarakat ikut berperan aktif sejak dari sumber sampah,” jelas Helmy.

Seluruh program ini akan dimaksimalkan secara masif pada anggaran perubahan 2025 dan berlanjut hingga 2026.

Armada baru maupun sarana pengolahan sampah ini nantinya akan didistribusikan ke 153 kelurahan dan TPS 3R, bahkan bisa dialokasikan ke kecamatan sesuai kebutuhan di lapangan. (Redaksi)

Bagikan artkel ini: