Banjir Karangan Bunga Hibur Duka Sri Mulyani
Decimalnews.com – Luka dan duka atas dijarahnya barang pribadi lukisan bunga Sri Mulyani, dibalas sejumlah pihak dengan kiriman karangan bunga, 2 September 2025, di Kantornya.
Sri Mulyani memang sempat melayangkan sebuah tulisan yang menyentuh. Tentang negerinya, tentang demokrasi dan tentan barang pribadinya yang menjadi bagian dari perjalanan hidup dan refleksi hidupnya.
“Lukisan bunga itu bagi penjarah pasti dibayangkan bernilai sekedar lembaran uang, lukisan bunga yang saya lukis 17 tahun lalu adalah hasil simbol perenungan serta kontemplasi diri, sangat pribadi. Seperti rumah tempat anak-anak saya tumbuh dan bermain. Sangat pribadi dan menyimpan kenangan tak ternilai harganya,” tulisnya dalam caption postingan Instagramnya.
“Lukisan bunga itu telah raib lenyap, seperti lenyapnya rasa aman, rasa kepastian hukum dan rasa perikemanusiaan yang adil dan beradap,” tulisnya lagi.
Sontak seiring tulisan menyentuh itu, dukungan moral untuk Sri Mulyani membanjiri Kantor Kementerian Keuangan dalam bentuk karangan bunga.

Berdasarkan pantauan, terdapat sekitar 15 karangan bunga yang berjajar di depan Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Rabu (3/9/2025).
“Jangan pernah lelah mencintai Indonesia semangat Ibu Sri Mulyani,” tulis karangan bunga dari Hariyanto Arbi.
“Buat Ibu Sri Mulyani harta bisa dicari, cinta mu untuk NKRI tetap menyala, tulis karangan bunga dari Gadis T.W.
Dilansir dari CNBC Indonesia, Pekerja yang sedang bertugas mengatakan bahwa karangan-karangan bunga tersebut telah diterima sejak Selasa (2/9/2025).
Atas dukungan tersebut, Sri Mulyani mengucapkan rasa terima kasih atas karangan bunga yang menunjukkan dukungan
“Terima kasih dukungan dan ucapan simpati yang disampaikan,” kata Sri Mulyani dalam postingan Instagram, Kamis (4/9/2025).
“Saya yakin bangsa Indonesia, seluruh rakyatnya ingin terus membangun dan memperbaiki Indonesia dengan damai, gotong royong, dan kerjasama menjaga persatuan. Inilah sumber inspirasi dan kekuatan kita,” tegasnya.
Dia pun memastikan akan terus bekerja keras, jujur, adil, terbuka, transparan dan akuntabel dalam mengemban amanat, harapan serta kepercayaan publik.
Sri Mulyani pun mengajak semua pihak untuk menjaga bersama Indonesia.
“Bekerja, bangkit lagi untuk meneruskan perjuangan mencapai Indonesia adil makmur dan sejahtera. Karena saya yakin, tidak ada perjuangan yang sia-sia. Untuk Indonesia kita,” tulisnya.
Adapun, dari sejumlah karangan bunga, terdapat kiriman dari Hariyanto Arbi, pebulutangkis legendaris RI dan Kang Maman, penulis terkenal. (Redaksi)

