Kemenkeu Mengajar 10 Turut Digelar di SMA 5 Parepare, Perkenalkan APBN untuk Masa Depan

Kemenkeu Mengajar 10 Turut Digelar di SMA 5 Parepare, Perkenalkan APBN untuk Masa Depan

DECIMALNEWS.com – Kementerian Keuangan di Kota Parepare bersatu melaksanakan kegiatan Kemenkeu Mengajar 10 (KM10) dengan tema “Mengenal Uang Kita, Membangun Masa Depan”.

Kegiatan yang bertepatan dengan hari Pahlawan Nasional ini bertujuan untuk memperkenalkan peran APBN, profesi di Kementerian Keuangan, serta menumbuhkan semangat generasi muda untuk berkontribusi bagi negeri.

Kemenkeu Mengajar 10 ini juga diketahui digalakkan secara serentak di seluruh Indonesia, termasuk di Kota Parepare dengan memilih SMA Negeri 5 Parepare sebagai sekolah kolaborator.

Gerakan Relawan Nasional yang Menginspirasi

Kemenkeu Mengajar merupakan program tahunan yang digagas oleh pegawai Kementerian Keuangan sejak tahun 2016, teah berlangsung selama satu dekade. Program ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para siswa tentang peran APBN, profesi di Kementerian Keuangan, serta menumbuhkan semangat nasionalisme dan kontribusi bagi negeri.

KM10 tahun ini menjangkau lebih dari 70.000 siswa di 327 sekolah di seluruh Indonesia, dengan melibatkan lebih dari 6.000 relawan pegawai Kemenkeu dari berbagai unit kerja semuanya dilakukan secara sukarela tanpa menggunakan dana APBN.

Parepare Kembali Hadir dengan Semangat Baru

Pelaksanaan Kemenkeu Mengajar 10 Parepare (KM10 Parepare) tahun ini terasa istimewa. Setelah sempat vakum pada tahun sebelumnya (KM9), kegiatan ini kembali diadakan dengan semangat baru dan partisipasi luar biasa dari para relawan, kali ini Kemenkeu mengajar pada level SMA dan dilakukan full pada semua kelas.

Kegiatan tahunan ini diikuti oleh 54 relawan pengajar, fasilitator, dan dokumentator yang berasal dari berbagai satuan kerja Kementerian Keuangan, baik di dalam maupun luar Parepare.

Relawan Mengajar 10 yang tidak lain adalah Alumni SMA 5 Parepare saat berfoto dengan para siswa dan siswi usai melakukan kegiatan Menkeu mengajar (ist)

 

Para relawan berasal dari KPKNL Parepare, KPPN Parepare, KPP Pratama Parepare, KPPBC TMP C Parepare, Kantor Wilayah DJP Jakarta Selatan I, KPPN Watampone, KPP Madya Makassar, KPP Pratama Bantaeng, KPP Pratama Bitung, KPP Pratama Majene, KPPBC TMP C Morowali.

Menariknya, para relawan luar daerah datang dengan biaya pribadi, sebagai wujud nyata semangat kerelawanan dan pengabdian tanpa pamrih.

Kegiatan dimulai dengan Upacara Bendera memperingati Hari Pahlawan, di mana yang bertindak sebagai Pembina Upacara adalah perwakilan Relawan Pengajar Kemenkeu Mengajar, Bapak Rofiq Khamdani Yusuf, Kepala KPKNL Parepare.

Dalam amanatnya, beliau menyampaikan bahwa semangat kepahlawanan masa kini bukan hanya tentang perjuangan di medan perang, tetapi juga tentang pengabdian, kejujuran, dan tanggung jawab dalam bekerja serta berbagi ilmu bagi negeri.

Setelah upacara, suasana semakin meriah dengan Tarian Padduppa dari para siswa SMA Negeri 5 Parepare sebagai bentuk rasa hormat dan syukur atas kehadiran para guru pengajar sehari, dilanjutkan dengan flashmob Kemenkeu Mengajar 10 yang diikuti oleh para relawan dan siswa secara bersama-sama menggambarkan semangat kebersamaan dan kegembiraan belajar.

Dikabarkan, selama sehari para relawan mengajar di 12 kelas dengan total 409 siswa SMA Negeri 5 Parepare. Kegiatan belajar dikemas secara interaktif dan inspiratif melalui pendekatan Joyful Learning, Meaningful Learning, dan Mindful Learning.

Para relawan mengajarkan tiga pokok materi, yaitu,
1. Peran APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) sebagai instrumen penting untuk pemerataan kesejahteraan rakyat.
2. Pengenalan profesi di Kementerian Keuangan, seperti pegawai pajak, pegawai lelang, pegawai bea cukai, dan bendahara negara.
3. Informasi pendidikan dan karier di Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) sebagai salah satu jalur pengabdian kepada negara.

Materi disampaikan dengan cara yang ringan, penuh ilustrasi, diselingi permainan dan ice breaking yang membuat siswa antusias dan aktif bertanya. Para siswa mengaku senang karena penjelasan disampaikan dengan bahasa yang mudah dimengerti serta contoh-contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, Kepala sekolah SMA Negeri 5 Parepare, Muzakkir Damir, S.Pd., M.Pd menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya karena sekolahnya terpilih menjadi bagian dari kegiatan nasional ini.

“Kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi sekolah. Para siswa mendapat wawasan baru tentang pengelolaan keuangan negara dan profesi di Kementerian Keuangan. Selain itu, kolaborasi ini menambah nilai kerja sama sekolah dengan pihak eksternal yang memberi nilai tambah dalam proses Pendidikan,” ujarnya.

Muzakkir mengatakan ada tiga manfaat utama kegiatan Kemenkeu Mengajar bagi sekolah, yang pertama memberikan pemahaman kepada siswa tentang APBN dan berbagai profesi di Kementerian Keuangan.

Kedua membuka perspektif karier masa depan siswa, termasuk kemungkinan melanjutkan pendidikan di PKN STAN. Dan ketiga menjadi wadah kolaborasi pendidikan antara dunia kerja dan sekolah dalam membangun generasi yang berintegritas dan cinta tanah air.

Sebagai bentuk apresiasi, SMA Negeri 5 Parepare menerima sertifikat sebagai sekolah kolaborator nasional Kemenkeu Mengajar 10.

Tak hanya itu saja, diketahui sejumlah alumni SMA 5 Parepare yang telah bertugas di Kemenkeu turut serta menginspirasi adik-adik se-almamaternya.

Mereka kembali ke almamater untuk mengajar dan menginspirasi adik-adik kelasnya. (Redaksi)

 

Bagikan artkel ini: