Besok Ambil Rapor Anak Jangan Langsung Pulang, Ini Daftar Pertanyaan Orang Tua Untuk Wali Kelas

Besok Ambil Rapor Anak Jangan Langsung Pulang, Ini Daftar Pertanyaan Orang Tua Untuk Wali Kelas

DECIMALNEWS.com – Acap kali saat kenaikan kelas ada moment dimana para orang tua akan dipanggil datang ke sekolah untuk menerima laporan prestasi akademik.

Kendati dalam rapor daftar nilai dan keterangan prestasi akademik anak sudah teecatat. Namun, begitu, sebaiknya saat menerima raport, para orang tua jangan langsung pulang.

Berikut tips pertanyaan orang tua kepada wali kelas saat menerima raport.

1. “PAK/BU, ANAK SAYA KALO DI KELAS SEPERTI APA YA?”

Nah catet aybun, jangan langsung puas kalo jawabannya “Alhamdulillah.. Baik kok, bun.”

Coba deh gali lebih dalam.
Apakah dia aktif? Pemalu?
Percaya diri? Mudah bergaul?
Atau justru sering menyendiri?

Soalnya terkadang kita melihat versi anak di rumah.
Guru melihat versi anak saat bersama banyak orang.
Makanya bisa jadi hasilnya beda kan.

2. “ANAK SAYA LEBIH SERING MEMIMPIN ATAU MENGIKUTI TEMAN?”

Ini emang pertanyaan sederhana.
Tapi jawabannya bisa membuka banyak hal.
Karena ada anak yg pinter secara akademik, tapi selalu takut menyampaikan pendapat.
Ada juga yg nilainya biasa aja, tapi berani mengambil inisiatif.

Kemampuan sosial seperti ini jarang muncul di rapor.
Padahal sangat penting untuk masa depannya.

3. “SAAT MENGALAMI KESULITAN, ANAK SAYA BIASANYA BAGAIMANA?”

Apakah dia berusaha sendiri?
Bertanya ke guru?
Minta bantuan teman?
Atau langsung menyerah?

Jawaban ini sering menggambarkan mental anak saat menghadapi masalah.
Dan menurutku ini jauuuh lebih berharga daripada sekadar tahu nilai ujiannya 85 atau 95.

4. “APA KELEBIHAN ANAK SAYA YG MUNGKIN BELUM SAYA LIHAT DI RUMAH?”

Nah ini pertanyaan favoritku! Hehe.
Karena sering kali guru melihat potensi yg tidak kita sadari.
Mungkin anak kita ternyata suka membantu teman.
Mudah berempati. Pandai berbicara.
Punya jiwa kepemimpinan.
Atau justru sangat teliti.

Kadang bakat terbesar anak muncul saat kita tidak sedang melihatnya. Ya kaan?

5. “KALO ADA HAL YG PERLU KAMI BANTU DI RUMAH, APA ITU PAK/BU?”

Nah!! Ini pertanyaan emas!
Karena guru dan orang tua seharusnya satu tim.
Partner dalam pendidkan anak.
Bukan dua pihak yg berjalan sendiri2.

Mungkin aja anak perlu lebih dilatih fokusnya.
Lebih mandiri. Lebih percaya diri. Lebih disiplin.

Dengan pertanyaan ini, kita pulang bukan cuma membawa rapor lho! Tapi juga membawa arah. (Red)

Bagikan artkel ini: