Amerika Serikat dan Iran Akhirnya Berdamai, Trump Unggah Ini Saking Senangnya
DECIMALNEWS.com – Presiden Amerika Serikat, Donal Trump mengakui pihaknya telah mencapai kesepakatan damai dengan Iran, Senin (15/6/2026).
Melalui unggahan di Truth Social, Trump mengabarkan blokade AS terhadap Iran kini akan dicabut seiring dengan kondisi tersebut.
“Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai. Selamat kepada semua!” tulis Trump di Truth Social, Minggu (14/6) kemarin.
Lebih lanjut Trump juga menyebut dengan kesepakatan itu Selat Hormuz akan dibuka dan meminta kapal kapal untuk mengalirkan minyak.
“Dengan ini saya sepenuhnya mengizinkan pembukaan Selat Hormuz tanpa biaya tol, dan, bersamaan dengan itu, mengizinkan pencabutan segera blokade Angkatan Laut Amerika Serikat. Kapal-kapal di seluruh dunia, nyalakan mesin Anda. Biarkan minyak mengalir!” sambungnya
Rencananya kesepakatan damai tersebut akan diteken secara resmi pada Jumat (19/6) di Swiss.
Meski demikian, Iran menyatakan ‘deal’ tersebut belum benar-benar final karena kedua pihak masih harus duduk di meja perundingan terkait sejumlah persoalan.
Poin-poin kesepakatan AS-Iran
Kantor berita Iran Mehr mengungkap draf kesepakatan antara AS dan Iran yang berisi 14 poin nota kesepahaman (MoU).
Draf tersebut diketahui dari seorang sumber yang dekat dengan tim negosiasi Iran, dikutip dari News 18.
berdasarkan sumber Mehr, MoU AS-Iran antara lain mencakup:
– Pengakhiran perang secara permanen dan segera di semua front, termasuk Lebanon.
– Komitmen AS untuk tidak mengintervensi urusan dalam negeri Iran dan menghormati kedaulatan Iran.
– Pencabutan total blokade angkatan laut dalam 30 hari.
Komitmen AS untuk menarik pasukan dari sekitar Iran.
– Pembukaan kembali Selat Hormuz dalam 30 hari berdasarkan aturan Iran.
– Penangguhan sanksi terhadap penjualan minyak dan petrokimia Iran serta pemulihan akses ke sumber daya keuangan.
– Rencana rekonstruksi senilai setidaknya US$300 miliar yang akan dipresentasikan oleh AS dan sekutu.
– Periode negosiasi selama 60 hari yang bertujuan mencapai kesepakatan akhir mengenai isu nuklir dan pencabutan sanksi serta pembatasan internasional yang terkait.
– Penegasan kembali oleh Iran atas komitmennya dalam Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir untuk tidak memproduksi senjata nuklir.
– Komitmen AS untuk tidak mengerahkan pasukan ke wilayah atau menjatuhkan sanksi baru selama periode negosiasi.
– Pencairan dana Iran yang dibekukan senilai US$24 miliar selama perundingan 60 hari, dengan setengahnya tersedia sebelum negosiasi dimulai.
Pembentukan mekanisme pengawasan untuk memantau pelaksanaan perjanjian.
– Ratifikasi perjanjian akhir melalui resolusi Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB).
– Negosiasi akhir baru akan dimulai setelah pencairan setengah dana Iran yang dibekukan, penangguhan sanksi minyak, dan pencabutan blokade angkatan laut. Pembicaraan akhir hanya akan berfokus pada pengayaan, material hasil pengayaan, pencabutan sanksi, dan rekonstruksi ekonomi. Program rudal dan dukungan terhadap kelompok perlawanan sementara itu akan dikecualikan dari agenda.
(Redaksi)

