Semua Pihak Diminta Tindak Tegas ke Pemain Beras

Semua Pihak Diminta Tindak Tegas ke Pemain Beras

Decimalnews.com – Ditengah anomali surplus beras-harga naik, Presiden Prabowo Subianto Rabu malam dikabarkan memanggil sejumlah pihak, baik Kapolri Listyo Sigit, Kepala Kejaksaan ST Burhanuddin dan sejumlah lainnya termasuk Amran Sulaiman Menteri Pertanian di Istana Kepresidenan, Rabu malam kemarin.

“Pertemuan tersebut salahsatunya membahas tentang pelanggaran terhadap standar mutu beras premium dan medium di pasaran,” jelas Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kamis pagi (31/7/25).

Hasilnya tak main-main Presiden Prabowo Subianto meminta penindakan tegas terhadap pihak-pihak yang terbukti melakukan kecurangan yang mengarah pada pelanggaran, serta memastikan bahwa proses penegakan hukum berjalan sesuai ketentuan.

Diketahui saat ini, pihak kepolisian memang telah melanjutkan tahap penyidikan dalam proses penanganan kasus dugaan produsen beras melanggar standar mutu atau oplosan.

“Saat ini kita sudah menaikkan sidik terhadap empat produsen besar, yakni PT FS, PT WPI, SY, dan SR,” kata Kapolri dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (30/7).

Sementara itu Mentan Amran Sulaiman juga turut buka suara.

Dirinya mengungkap bahwa sebanyak 212 merek beras premium dan medium yang sempat beredar di pasaran terbukti tidak memenuhi ketentuan yang ditetapkan pemerintah.

“Ini khusus untuk beras premium dan medium yang tidak sesuai standar. Kami tegaskan, ini adalah standar pemerintah,” katanya.

Dikatakan Amran, penegakan hukum akan dilakukan terhadap pihak-pihak yang menjual beras oplosan, khususnya pada kategori beras medium dan premium.

Diketahui dalam pertemuan tersebut turut hadir Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, dan Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aries Marsudiyanto. (Redaksi)

Bagikan artkel ini: