Dedi Mulyadi Yakin Polisi Bisa Ungkap Aktor Penyerangan Andrie Yunus
DECIMALNEWS.com – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengecam keras aksi penyerangan yang menimpa aktivis hak asasi manusia Andrie Yunus. Ia meyakini aparat kepolisian mampu mengungkap pelaku maupun aktor di balik peristiwa tersebut.
Dedi menilai penyerangan terhadap Andrie Yunus merupakan tindakan intimidatif yang tidak boleh terjadi dalam kehidupan demokrasi. Ia berharap wilayah Jawa Barat terbebas dari berbagai bentuk kekerasan maupun upaya mencederai seseorang demi kepentingan tertentu.
“Sebagai warga Jawa Barat, kita berharap Jawa Barat terbebas dari berbagai teror intimidatif dan upaya mencederai orang lain sebagaimana dialami saudara kita Bang Andri Yunus,” kata Dedi dalam keterangannya, dikutip Selasa (17/3/2026).
Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa aparat penegak hukum dapat mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas penyerangan tersebut. Menurut Dedi, penegakan hukum penting untuk menjaga keamanan serta iklim demokrasi yang sehat di Indonesia.
Diketahui, Andrie Yunus yang merupakan Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan menjadi korban penyiraman air keras oleh orang tidak dikenal di Jakarta pada Jumat malam (13/3/2026). Akibat kejadian itu, korban mengalami luka bakar serius di sejumlah bagian tubuh dan harus menjalani perawatan medis.
Peristiwa tersebut terjadi setelah Andrie menyelesaikan rekaman siniar di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia sekitar pukul 23.00 WIB. Penyerangan dilakukan oleh pelaku yang mendekati korban menggunakan sepeda motor sebelum menyiramkan cairan yang diduga air keras.
Hingga kini aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan pihak yang berada di balik aksi penyerangan tersebut. (Redaksi)

