Hotman Paris Bawa-bawa Presiden di Kasus Jampidsus, Istana Angkat Bicara

Hotman Paris Bawa-bawa Presiden di Kasus Jampidsus, Istana Angkat Bicara

DECIMALNEWS.com – Pihak Istana Negara melalui Prasetyo Hadi meminta persoalan yang menjerat eks Jampidsus, febrie Ardiansyah tidak dikait-kaitkan dengan Presiden Prabowo Subianto, Senin (20/7/2026).

Peryataan itu dikeluarkan Mensesneg menyusul adanya pernyataan Hotman Paris yang menyebut Febrie dulunya dalah kesayangan Presiden Prabowo.

Pras, sapaan akrabnya, menegaskan bahwa pemerintah menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada proses hukum. Pras meminta agar siapapun tak mengaitkannya dengan Presiden.

“Jangan dikait-kaitkan juga dengan Bapak Presiden. Sepenuhnya kita kembalikan ke mekanisme hukum yang berlaku,” kata Pras usai rapat di Komisi V DPR, Senin (20/7).

Pras juga menegaskan bahwa aparat hukum tak perlu meminta izin Presiden dalam memproses kasus hukum. Dia menegaskan pemerintah ingin agar kasus Febrie diproses sesuai hukum.

“Saya rasa enggak ada juga, hanya pada saat masih proses pemeriksaan harus seizin Presiden itu,” katanya.

Dikabarkan Hotman Paris sempat melontarkan pernyataan terkait Febrie Ardiansyah yang disebutnya tengah di kriminalisasi.

Dia mengaku merasa miris melihat kondisi Febrie saat ini.

Padahal, selama menjadi Jampidsus, Febrie adalah sosok berprestasi yang menjadi kebanggaan Presiden Prabowo karena berhasil menyelamatkan aset negara dalam jumlah fantastis.

“Jampidsus itu adalah yang dibanggakan oleh Presiden Prabowo. Dia mendapatkan pengembalian kerugian negara Rp130 triliun, ditambah Satgas PKH Rp300 triliun. Total Rp430 triliun kembali ke negara. Bayangkan, orang yang jadi kebanggaan Presiden tiba-tiba dikriminalisasi tanpa pamit sama Presiden,” kata dia. (red)

 

Bagikan artkel ini: